AES237 Selamat Pagi Semesta
Andy Sutioso
Thursday January 6 2022, 7:03 AM
AES237 Selamat Pagi Semesta

Baru saja saya menyelesaikan waktu hening saya. Lebih pagi dari biasanya, jalanan masih sepi. Biasanya jalanan sudah riuh dengan lalu lalang kendaraan di depan rumah. Udara juga terasa lebih segar karena belum terpolusi debu jalanan dan asap kendaraan. 

Waktu hening yang saya lakukan sekarang hampir 30 menit. Dalam rangkaian waktu hening, saya berusaha bersentuhan dengan 4 dimensi hidup : Badan, Pikiran, Emosi dan Enerji. Sekaligus juga bersentuhan dengan 5 elemen pembentuk kehidupan : Tanah, Air, Api, Udara dan Akasha (ruang). Terakhir saya juga menyempatkan mengoneksikan, mensinkronkan pikiran dan hati (otak dan jantung) belajar dari paparan Gregg Braden yang sempat saya pelajari. Rangkaian ini saya tutup dengan doa pagi, sebelum saya memulai rangkaian aktivitas saya. Prosesnya sendiri banyak terinspirasi dari Isha Kriya yang saya pelajari dari Sadhguru.  

Apa yang saya coba lakukan ini, saya jadikan ritual saya untuk menata 'being' saya untuk apa yang saya akan lakukan sehari penuh. Saya mulai melakukan waktu hening secara rutin sejak bulan April 2020 - di awal pandemi sewaktu PSBB - sewaktu kita semua harus berdiam #dirumahaja. Jadi saya sudah melakukan ritual pagi ini sudah hampir 2 tahun. Dampaknya ke badan, pikiran, emosi dan enerji - sangat terasa. Saya jauh merasa lebih bugar, pikiran lebih jernih, emosi lebih tenang dan enerji jauh lebih baik. Alhamdulilah, badan saya sehat sudah sejak masuk masa pandemi ini. Saya lebih sadar terhadap kondisi badan saya. Saya juga merasa semangat saya, enerji dan antusiasme saya tidak mudah anjlok. Pikiran dan emosi juga stabil, jadi banyak ide-ide baru yang menghampiri, termasuk banyak hal baru yang bisa ditemukan, gagasan yang muncul dalam konteks Pembelajaran Holistik dan lainnya. 

Di akhir tahun lalu, secara sadar saya melepaskan rutin pagi saya ini, saya melewatkan waktu hening saya, dan entah kenapa, memang banyak hal yang jadi kacau dalam apa yang saya alami sehari-hari. Ada yang hilang, banyak hal terasa ga nyambung dan saya seperti banyak kehilangan fokus dan orientasi. Tanggal 1 Januari saya kembali ke rutin waktu hening saya. Dan saya merasakan banyak hal berubah dan kembali menjadi lebih baik. 🤗

Satu lagi yang membahagiakan, esai ini saya tulis pagi-pagi jam 7. Saya punya waktu sebelum bersiap berangkat ke smipa - untuk memulai rangkaian perencanaan pembelajaran bersama kakak-kakak. Saya bahagia sekali bisa menulis pagi-pagi. Artinya ada beberapa hal yang berhasil saya geser. Tinggal menjadikan ini rutin baru - tuman yang baru. Sasaran akhirnya saya ingin sekali bisa bangun jam 4.30 - karena konon katanya waktu itu adalah waktu yang ajaib dalam siklus hidup manusia setiap hari, karena puncak enerji dalam tubuh manusia muncul saat itu. Waktu yang paling pas untuk waktu hening dan menulis Atomic Essay. Haha... saya ingin membuktikannya. 

Jadi ya, Selamat Pagi Semesta. Semoga semua makhluk berbahagia. Mari kita syukuri peluang kita untuk mengisi hidup kita ini dengan segala kebaikan yang bisa kita sumbangkan dengan segala kesadaran yang kita punya. 

Photo by Josh Hild from Pexels

Andy Sutioso
@kak-andy   4 years ago
@tatha-wu terima kasih sudah baca tulisan2 ka Andy dan teman-teman lainnya di Ririungan. Kapan nih Tatha bikin posting baru? 🙏🏼😊
Tatha Wu
@tatha-wu   4 years ago
Minggu depan kayaknya Kak, soalnya kemarin tanggal 5 baru pulang dari Yogyakarta. Ditunggu aja Kak 😁