AES746 Berpendar di Langit Berbintang
Andy Sutioso
Friday January 17 2025, 6:06 PM
AES746 Berpendar di Langit Berbintang

Ini tulisan yang sudah lama ada gagasannya, tapi belum sempat dituliskan - sampai sekarang. Ide tulisan ini muncul saat presentasi MyLifePlan teman-teman KPB, angkatannya Bintang. Muncul dari apa yang disampaikan Ferry, ayah Thania saat memberikan tanggapan tentang proses Thania dan teman-temannya di kegiatan pamungkas proses teman-teman ini di jenjang KPB. 

Ferry bilang sederhananya begini, "Anak-anak KPB ini, atau Smipa pada umumnya, saat di Semi Palar biasa-biasa aja keliatannya. ga nampak 'sinarnya' saat mereka berproses di sekolah. Tapi mereka ini segera tampak bersinar saat berada di luar Smipa." Begitu yang disampaikan Ferry. Beliau kemudian melanjutkan begini, "Tapi kalau dipikir lagi ya wajar juga, karena di Smipa, semua anak-anak adalah Bintang, mereka semua bersinar dengan cahayanya masing-masing, jadi ya ga terlalu tampak sinarnya". 

Saya tercenung mendengar kata-kata Ferry. Sejujurnya saya tidak pernah berpikir demikian. Tapi saya pikir itu ada benarnya. Dan sepertinya ini jadi semacam testimoni, bagi proses anak-anak di Semi Palar bahwa mereka belajar di Smipa untuk menemukan bintang mereka masing-masing. Bahwa proses penemuan diri ini, proses menemukan bintang mereka berjalan, terlihat dan setidaknya bisa dirasakan. 

Hal ini perlu disyukuri, dan saya catatkan di sini supaya proses ini bisa terus kita jaga, bahkan kita terus jadikan semakin baik, semakin baik. Di tengah situasi peradaban yang sangat mengalienasi manusia, mendistraksi bahkan menjauhkan manusia dari kedirian kita yang sejati, proses ini jadi semakin penting disadari. Saya kira ini kembali ke hakikat penciptaan. Untuk apa Sang Maha Kuasa memberikan anugerah kehidupan bagi kita manusia. Kesadaran ini harus kita jaga dalam ruang batin kita yang terdalam, yang tersakral. Salam Smipa.