AES270 Ekonomi vs Ekologi
Andy Sutioso
Sunday February 13 2022, 9:01 PM
AES270 Ekonomi vs Ekologi

Malam ini mau menulis tentang dua hal yang di peradaban modern ini jadi pertentangan. Berangkat dari paradigma bahwa manusia hidup di bumi ini sebagai makhluk yang hirarkinya tertinggi dan memandang segala sesuatu lainnya sebagai sumber daya. Bahkan manusia-pun dipandang sebagai sumber daya. Karenanya istilah-istilah seperti manajemen SDM itu banyak digunakan di ilmu manajemen modern. 

Kalau dipikir secara mendalam, sebetulnya siapa yang memberi manusia mandat untuk melakukan itu, tidak ada bukan? Pastinya itu muncul dari ketidak-sadaran manusia bahwa manusia adalah bagian dari seluruh makhluk ciptaan yang lain.

Gambar di bawah ini menjelaskan dengan bagusnya.  

1403243021.jpg 

Kita tahu bagaimana bangsa Amerika adalah masyarakat yang tingkat kesejahteraannya cukup (kalau tidak mau dibilang sangat) tinggi, tapi mereka adalah bangsa yang membuang limbah paling banyak dan mengonsumsi enerji paling tinggi di antara bangsa-bangsa lain di dunia. 

Kalau semua masyarakat di dunia ingin mencapai kemajuan ekonomi seperti di Amerika, lalu apa jadinya bumi ini? Saat ini saja diperhitungkan 7 milyar manusia di atas muka bumi ini membutuhkan 3,5 planet bumi untuk mencukupi kebutuhannya dengan gaya hidup yang saat ini ada. Sudah jelas yang akan muncul adalah malapetaka besar dan kehancuran peradaban manusia itu sendiri. Planet bumi ini akan pelan-pelan kembali ke keseimbangannya dan. Apakah manusia akan masih eksis di atas muka bumi, itu tanda tanya besar. Karenanya aspirasi ekonomi yang dimiliki semua bangsa harus sungguh didasari atas kesadaran bahwa kita adalah bagian dari sistem ekologi yang saling melengkapi dan menyeimbangkan. Tidak ada satu jenis makhluk hidup-pun yang berhak berdiri di puncak piramida kehidupan. Salam.   

You May Also Like