Sejak beberapa bulan terakhir ini, saya sangat - mungkin istilahnya menenggelamkan diri di dalam apa yang kita sebut sebut sebagai Literasi. Sudah sejak awal TP17 ini juga saya mempersiapkan berbagai hal tentang Literasi Diri. Topik yang diangkat sebagai topik Pertemuan Orangtua di minggu depan. Sebetulnya kami merencanakan pembekalan kakak2 Smipa yang sayangnya terkendala oleh situasi Pandemi.
Minggu lalu setelah diskusi di tim Smipa, kak Ine mengingatkan tentang filem Freedom Writers. Filem yang entah beberapa tahun lalu saya liat. Hari ini saya nonton ulang filem ini. Saya tonton ulang - dengan pemaknaan yang sangat berbeda. Singkat kata filem ini menjelaskan dengan gamblang kekuatan literasi. Beberapa adegan membuat saya menitikkan air mata.
Buat saya menyaksikan filem ini untuk kedua kalinya, ini juga jadi bahan refleksi yang mendalam. Ya begitulah kuatnya literasi. It is life changing. Saat kita meyakini bahwa pendidikan adalah hidup itu sendiri, dan kita menemukan sesuatu yang mengubah hidup seseorang - sebegitu kuatnya lah literasi (kalimat ini sampai saya ulang ). Tapi ya mudah2an ini diyakini juga oleh kita semua di Semi Palar. Literasi - secara spesifik Literasi Diri adalah satu yang perlu kita pegang bersama - satu pilar terpenting bagi proses pembelajaran (kita semua) di Semi Palar. Salam.