Kali ini mau menulis esai ringan tentang angka satu. Kenapa angka satu? Karena saat mulai menulis Atomic Essay, para penulis di Ririungan pasti akan memulai dengan angka satu. Menariknya, bagaimana setiap individu menuliskan angka satu sebagai kode AES ternyata berbeda-beda. Ada yang hanya menulis dengan angka 1, ada yang menuliskan 01 ada juga yang menuliskan angka 001.
Penulis pertama yang menuliskan angka 001 adalah kak Leo. Waktu itu di antara kami sempat juga pada berkomentar bahwa wah kak Leo optimis banget bakal menulis sampai jumlah tiga digit. Pertama hanya gurauan, tapi kemudian saya jadi serius memikirkannya juga. Tidak berapa lama, saya mengganti kode AES saya dari dua digit menjadi tiga digit. Karena saat saya melakukannya, saya seperti menempatkan target bahwa saya akan menulis sampai lebih dari seratus esai.
Saat menginjak hitungan tiga digit, memang perasaan saya sangat gembira. Esai saya yang ke seratus berjudul The Happy Hundreds. Saya pikir teman-teman penulis lain yang menyentuh angka seratus dalam hitungan esainya merasakan perasaan yang sama atas pencapaiannya. Jadi ya, buat teman-teman yang akan mulai, yakinlah dengan apa yang bisa dicapai. Tuliskan dengan pede tiga digit di belakang kode AES kalian. Seperti yang sudah dibuktikan banyak penulis AES yang sudah mulai, hal ini bisa dicapai. Caranya bagaimana? Konsistensi... Langkah-langkah kecil, tulisan-tulisan pendek yang dibuat setiap hari. Jadi, mari mulai buktikan, buktikan pada diri sendiri bahwa hal ini bisa dicapai. Memang ini hanya angka, tapi di balik tersebut akan banyak sekali manfaat besar yang akan didapatkan. Salam.
Baca ini jadi ikut optimis kak, setelah ketinggalan jauh banget dan baru mulai lagi hihi.. semoga bisa lebih konsisten
Hayu Bubuy, ketinggalan ga masalah. Yang penting maju lagi... ☝🏼😊