[repost dari Ning]
Ada pertanyaan menarik, sangat menarik, yang muncul saat saya membawakan sesi bertanya di Semi Palar. Dalam konteks pembelajaran aktif, kami di Semi Palar cukup mengetahui bagaimana pertanyaan (bertanya) adalah bagian penting dari proses belajar. Tapi ternyata - sebagaimana Aki Muhidin bilang, nyaho can tangtu ngarti; ngarti can tangtu bisa dan seterusnya. Kami tahu, tapi belum cukup paham...
Dalam periode pandemi ini, kami semakin memahami bagaimana pentingnya bertanya dalam proses belajar kita di Semi Palar. Saat sudah lebih paham, kita tentunya juga perlu belajar untuk bisa. Dalam hal ini mencari tahu bagaimana caranya memfasilitasi anak-anak agar lebih banyak bertanya - dalam situasi apapun. Mas Menteri juga bilang, pendidikan di Indonesia musti mendorong anak-anak untuk memiliki keterampilan abad 21 yaitu 4C. Masing-masing adalah Creativity, Communication, Collaboration dan Critical Thinking. Bertanya, tentunya adalah bagian penting dari Berpikir Kritis...
Di kelas kakak-kakak mulai menggeser bertanya ke alur sentral pembelajaran dan memfasilitasi bertanya melalui berbagai cara. Karenanya di TP16 ini, pertanyaan anak-anak yang muncul kami tempatkan sebagai bagian dari Buku Cahaya Bintangku, catatan perkembangan anak-anak di Semi Palar.
Dalam beberapa kesempatan, saya minta waktu kepada kakak kelas untuk bisa berinteraksi langsung dengan teman-teman di kelas. Kak Andy punya proyek penting, untuk mengumpulkan berbagai pertanyaan dari semua anak dari seluruh jenjang. Hal ini sudah mulai bergulir dan walaupun belum mencakup seluruhnya, saya berkesempatan untuk mendapatkan pertanyaan dari anak-anak di sebagian besar kelompok di Smipa.
Di sini, mari kita berkenalan dengan seorang tokoh yang namanya Brian Greene. Silakan digoogle saja siapa beliau. Pastinya orang sangat cerdas, pekerjaanya adalah peneliti di bidang teori fisika. Beliau adalah seorang Theoritical Physicyst. Di bawah ini saya tempatkan salah satu video beliau yang berjudul "What was There Before The Big Bang". Ini sebuah pertanyaan besar - karena Big Bang sendiri masih penuh misteri...
.
Kembali ke Smipa, saya 'berjumpa' dengan Brian Greene dua hari setelah sesi bertanya di kelas 8 (kelompok Kumis Kucing). Nah di sinilah ceritanya jadi menarik, karena pertanyaan yang sama muncul dari salah satu murid di Kelompok Kumis Kucing ini. Anak ini bertanya, "Apakah yang terjadi sebelum Big Bang?" Bayangkan, pertanyaan yang ada di benak Brian Greene, muncul di benak anak-anak kita di kelas... Teman lainnya bertanya "Kalau energi tidak bisa dibuat, bagaimana bisa ada energi? Luar biasa ya? Pertanyaan-pertanyaan yang buat saya WOW Banget!
Begitu besar pertanyaan yang sesungguhnya ada di benak anak-anak kita. Banyak pertanyaan yang muncul di luar dugaan kita. Hal yang sama muncul di anak-anak yang lebih kecil. Pertanyaannya, apakah kita akan lakukan terhadap pertanyaan mereka itu... Mudah-mudahan bisa kita sambung di tulisan lainnya. Selamat bertanya-tanya...