Harus diakui saya lagi banyak cemas (anxious). Bukan cemas gimana ya, mungkin lebih pas kalau dibilang bingung (confused). Di tulisan-tulisan sebelumnya saya banyak menulis tentang berbagai situasi yang terjadi di berbagai tempat - di berbagai belahan dunia bahkan apa yang sedang terjadi di lingkup yang sangat besar di alam raya ini. Satu contohnya badai matahari (solar flares dan solar storm) yang sedang hebat-hebatnya terjadi dan memicu berbagai hal yang ada di atas muka bumi ini.
Baru saja kemarin, daerah di Rancaekek dilanda angin puting beliung. Saya hanya menangkap sekilas beritanya - tapi setelah dipelajari lebih jauh, para ahli cuaca sudah mengistilahkan peristiwa alam kemarin sebagai tornado. Waduh, bukankah tornado biasanya terjadi di daerah sub tropis? Tornado di Rancaekek ini kabarnya menghancurkan 5 pabrik besar. Entah berapa orang yang kerja dan penghasilannya terdampak dan berapa waktu yang dibutuhkan untuk memulihkannya. Di sisi lain potensi bencana serupa terbuka untuk terjadi lagi di tempat lain.
Mengerikan ya. Tapi kejadian ini mirip seperti apa yang terjadi di Amerika Serikat. Satu dua dekade lalu tornado besar hanya terjadi satu kali dalam setahun, sekarang frekuensinya naik 10 kali lipat. Tidak heran kalau perubahan yang sama terjadi di wilayah lain.
Sementara dinamika perpolitikan di Indonesia sangat menyedihkan, entah apa yang akan terjadi di tahun-tahun mendatang. Untuk hidup normal aja mulai sulit karena sembako (beras) sudah semakin kacau pasokannya. Harga semakin mahal. Dan ini akan menggoyahkan dan membangkitkan keresahan masyarakat yang kehidupannya semakin sulit. Keresahan ini bukan tidak mungkin bersenyawa dengan kemarahan masyarakat akan kecurangan Pemilu yang terjadi dan masih terus terbongkar.
Sementara dua hari yang lalu, saya melihat video youtube yang bilang bahwa ada ledakan besar di permukaan matahari yang arahnya menuju ke planet bumi. Entah apa yang akan terjadi.
Dalam skala yang lebih besar banyak video youtube yang bilang bahwa perubahan ini akan terus terjadi setidaknya 2 tahun ke depan. Waduh masih panjang waktu yang harus dilalui di dalam ketidak menentuan.
Hal-hal inilah yang bikin saya bingung. Life must go on, tapi dalam situasi yang tidak menentu, mestinya ada yang perlu kita lakukan - apalagi kita yang sudah terinfo sesuatu. Banyak informasi (kalau kita cukup menyadarinya) menjelaskan bahwa sesuatu yang besar sedang terjadi.
Sementara ini saya lihat kebanyakan orang cuek aja. Oblivious. Di satu sisi mungkin itu baik. Tapi saya berpikir kita perlu melakukan sesuatu untuk bersiap, untuk sebuah perubahan besar yang bisa terjadi dan perlu kita hadapi. Masalahnya ini juga belum pasti. Saya juga ga mau melakukan hal hal konyol seperti dulu sempat terjadi sewaktu dibilang dunia akan kiamat. Waktu itu muncul sekelompok orang yang membangun bunker dan mempersiapkan diri menghadapi kiamat. Mereka yg disebut doomsday prepper. Buat saya itu konyol.
Dari sekian banyak perubahan yang sedang terjadi, saya pikir kita perlu melakukan sesuatu, bukan berpikir business as usual, supaya kita punya kesiapan tertentu saat perubahan menghampiri kita. Ya begitulah apa yg saya rasakan hari ini. Anxious, confused di tengah banyak orang yang mungkin oblivious...