AES583 Mencari Pemimpin Bangsa
Andy Sutioso
Sunday October 22 2023, 6:30 PM
AES583 Mencari Pemimpin Bangsa

Banyak negara sedang dalam kondisi kacau. Dunia sedang dalam kondisi chaos. Saya sempat bercerita tentang ini di beberapa tulisan saya, amatan saya terhadap situasi global. Amerika serikat, China, Eropa, Jepang dan seterusnya. Gregg Braden salah satu tokoh yang saya banyak ikuti bilang (di filem di bawah ini) bahwa hari ini, di seluruh dunia sedang berlangsung perang di 22 lokasi di seluruh dunia. Tapi beliau juga sedang mengingatkan bahwa perang ini di antaranya adalah juga perang yang sedang memperebutkan kesakralan kemanusiaan kita - lewat teknologi dan lain sebagainya. Saya juga sempat menuliskan beberapa hal tentang ini, tentang AI, Metaverse dan lainnya. 

Salah satu penjelasan dari kekacauan ini mungkin ada di tulisan ini (Salah Satu Jawaban), ada di dinamika semesta yang ada di luar jangkauan kita, karena siklus semesta yang sangat panjang, puluhan ribu tahun. Hal ini disebut oleh Gregg Braden sebagai The Shift. Sebuah peralihan. Saya pikir ini betul, karena saat ini, kita semua, peradaban manusia sedang berada di titik terendah dari Jaman Besi (Kali Yuga). Karena memang sedang di titik terendah, kita semua sedang dalam transisi menuju situasi yang lebih baik, mudah-mudahan begitu adanya.

Terkait judul di atas, Indonesia sedang dalam proses menemukan pemimpin bangsa yang baru. Saya juga sedang mengikuti soal ini. Tulisan saya yang pertama soal ini berjudul Setelah Jokowi? Prosesnya sangat menarik karena berbagai situasi yang terjadi - sampai saya menuliskan amatan saya tentang proses ini dalam esai yang berjudul Bercermin Diri.

Sejauh ini saya berlega hati karena salah satu calon yang ada saya pikir adalah tokoh-tokoh terbaik yang bisa memimpin Bangsa Indonesia ke depan. Di sisi lain, saya juga mengamati sesuatu yang menarik di dinamika proses pemilihan presiden di Amerika Serikat. Amerika, kalau kita amati sedang dalam situasi sangat sulit juga. Kalau dilihat banyak sekali konten yang sudah menuliskan judul-judul tentang kolapsnya Amerika Serikat sebagai sebuah negara, runtuhnya sebuah peradaban besar yang sempat kita sebut-sebut sebagai negara super power di dunia. Situasi yang sudah sangat-sangat berubah. Indonesia, dalam banyak hal jauh lebih baik daripada berbagai situasi di Amerika. Alhamdulilah. 

Nyambung lagi, saya jadi sangat mengikuti proses politik yang terjadi di sana juga. Kenapa jadi sangat menarik? Karena salah satu calon yang memunculkan dirinya sebagai kandidat presiden Amerika dari partai Demokrat adalah Marianne Williamson. Saya kenal Marianne sudah sejak beberapa tahun yang lalu, karena Marianne adalah seorang penulis buku, seseorang yang boleh dibilang tokoh di dunia Spiritualitas.

Tahun 2020, Marianne mulai masuk ke kancah perpolitikan di Amerika serikat, walaupun akhirnya presiden terpilih adalah Joe Bidden. Tapi tahun ini, Marianne kembali mengajukan diri sebagai salah satu kandidat presiden Amerika Serikat. 

Di waktu luang saya, saya bergantian mengikuti proses pemilihan presiden di Indonesia dan juga di Amerika Serikat. Saya ingin mengaitkan, membaca proses ini dari kacamata The Shift (peralihan) yang disebut Gregg Braden. Kalau ini betul adanya, saya tidak heran kalau orang-orang yang ke depan akan memimpin bangsa baik di Indonesia dan di Amerika Serikat, adalah sosok-sosok yang saya boleh sebut dengan manusia-manusia berkesadaran. Karena siklus besar yang sedang terjadi saat ini adalah siklus kesadaran, di mana peradaban manusia akan bergeser - dari frekuensi yang paling rendah (materialistis) ke frekuensi yang lebih tinggi (spiritual). Tentunya kita semua perlu manusia-manusia berkesadaran juga yang bisa memimpin kita ke sana.  

Photo by Pixabay: https://www.pexels.com/photo/abraham-lincoln-administration-adult-art-290150/

Andy Sutioso
@kak-andy   3 years ago
Colek @joefelus siapa tahu punya pendapat ttg ini. 🙏
joefelus
@joefelus   3 years ago
Hahaha.. saya tidak terlalu suka politik. Tapi akan saya coba nulis tentang ini. Mudah-mudahan ada isinya.