AES320 Memilih Merdeka
Andy Sutioso
Friday April 29 2022, 7:04 AM
AES320 Memilih Merdeka

Batas Akhir pendaftaran pemilihan kurikulum yang akan digunakan di tahun ajaran 2022 dan 2023 adalah 31 Maret 2022. Kira-kira begitulah pengumuman yang disampaikan ibu pengawas di grup WA Kepala Sekolah di  wilayah kami. Kurikulum Merdeka yang diluncurkan mas Menteri Nadiem Februari lalu memang secara harfiah memberikan ruang kebebasan bagi para sekolah untuk menentukan kurikulumnya sendiri. Keren betul ini. Otomatis setiap sekolah harus melakukan proses refleksi, mengenali diri dan menentukan kurikulum mana yang akan dimanfaatkan ke depan. 

Proses refleksi bukan sesuatu yang asing buat kita semua di Semi Palar. Mungkin situasinya berbeda bagi sekolah-sekolah lain terutama sekolah negeri yang selama ini selama puluhan tahun selalu dipandu dan harus mengikuti arahan keputusan dari pusat (Top Down). Buat yang terbiasa patuh mengikuti aturan, manut saja, tentunya membuat keputusan bukan hal yang mudah. Seringkali yang muncul adalah keraguan atau ketakutan membuat kesalahan. Sedikit menjabarkan tentang ini, ragu dan takut adalah persoalan karakter. Jadi sekolahnya dulu (kepala sekolah dan gurunya) yang harus mulai sebelum bisa membangun karakter di dalam diri murid-muridnya. 

Lalu bagaimana dengan Semi Palar, sepertinya Semi Palar sudah memilih memerdekakan diri sejak awal berdiri. Perubahan kurikulum dari mulai KBK tahun 2004, KTSP tahun 2006, lalu Kurtilas di tahun 2013 - yang kemudian direvisi di tahun 2015 sampai sekarang Kurikulum Merdeka di tahun 2022, di Semi Palar tidak ada perubahan yang mendasar. Yang ada adalah perbaikan-perbaikan sistem pengelolaan dan penataan kurikulum berdasarkan refleksi internal - bukan atas dasar arahan kurikulum Nasional - yang selama ini terus berubah-ubah. Ini juga yang menjelaskan - kenapa tim Semi Palar semakin lama juga semakin paham dan mampu menerapkan pembelajaran holistik - karena sejak awal yang kita pegang adalah esensi pembelajarannya - seperti yang digariskan di dalam Undang-undang Sisdiknas tahun 2003. Semi Palar sejak awal memang sudah memilih untuk merdeka. 

Sewaktu mengerjakan input data pemilihan Kurikulum - yang didata oleh KemdikBudRisTek, ada beberapa pertanyaan (reflektif) yang harus diisi. Saya mengisinya didampingi kak Fitri. Pertanyaan-pertanyaannya bagus - mendalam dan esensial. Hasil akhirnya keluar, seperti grafik di atas ini. Semi Palar sudah bisa mencentang komponen2 dasar untuk bisa menerapkan Kurikulum Merdeka. Artinya Semi Palar sudah sangat siap menerapkan Kurikulum Merdeka - termasuk juga dalam hal dukungan dan kerja sama dari orangtua murid. Jadi semangat! Kita sudah sangat selaras dengan kurikulum nasional saat ini - dan mudah2an juga di waktu-waktu mendatang. Salam. 

You May Also Like