Kemarin saya menulis tentang Menyapa Pagi. Sebetulnya isi tulisan itu ga ada apa-apanya, tapi saat menuliskannya, frasa yang lain muncul di dalam benak saya, bahwa menulis itu adalah cara kita merayakan kehidupan. Merayakan, mensyukuri kehidupan yang dianugerahkan Tuhan kepada kita. Ini kan bukan hal yang bisa kita sia-siakan, apalagi kalau ada yang ngomel-ngomel bahkan ada orang-orang yang sampai ingin mengakhiri hidupnya sendiri. Ini kan sama juga dengan merendahkan - kalau tidak ingin menggunakan istilah menistakan Sang Pencipta kehidupan itu sendiri.
Sesederhana kita boleh mendengarkan ada suara tonggeret yang bersuara di kejauhan dan menghirup udara pagi, itupun sudah anugerah kehidupan yang luar biasa. Saya pikir hal-hal kecil ini perlu disadari dan perlu disyukuri. Kemarin saya bisa menulis pengalaman saya menyapa pagi - buat saya itu adalah cara saya merayakan kehidupan. Mudah-mudahan dengan cara itu saya bisa mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih saya bagi Sang Maha Pencipta.
Kalau iman kita meyakini bahwa Tuhan itu pencipta alam semesta yang sedemikian jembar ini, Dia bisa dengan mudah juga mengakhirinya. Karenanya kita sering menyebutnya sebagai Tuhan yang Maha Kuasa. Sebesar itu jugalah kekuasaanNya. Alam semesta ini dimulai milyaran tahun yang lalu - sains juga sejauh ini tidak bisa menjelaskan apa pemicunya. Apa yang memantik terjadinya The Big Bang. Saya pikir ini akan jadi pertanyaan sepanjang peradaban umat manusia. Karenanya di titik-titik tertentu kita beralih kepada Iman - karena misteri penciptaan ini adalah tanda tanya yang terlalu besar untuk bisa dijawab umat manusia. Tapi alam semesta ini ada - luar biasa - dan kita hari ini adalah bagian kecil daripadanya.
Kembali ke menulis - saya bisa merasa bahwa menulis adalah salah satu cara kita merayakan kehidupan, dengan merekam dan mencatatkan peristiwa sekecil apapun yang boleh kita alami hari ini. Ini tanda syukur kita atas pengalaman kehidupan hari ini. Seperti salah satu posting Rico, yang berjudul The Gift of Life. Kalau kita bisa mensyukuri pengalaman kehidupan kita berarti kita menyadari betul hadiah kehidupan yang boleh kita terima. Salam.
Photo by Oleksandr Pidvalnyi: https://www.pexels.com/photo/rear-view-of-woman-with-arms-raised-at-beach-during-sunset-320007/