Halo semua, di awal tahun 2023 ini saya belum banyak menulis. Walaupun di akhir tahun saya sudah meniatkan diri untuk menulis lagi lebih konsisten di tahun 2023 ini. Betul saya berhasil konsisten menulis setahun penuh - setiap hari. Bagian dari komitmen saya - untuk membuktikan bahwa bisa kok menulis rutin setiap hari - dalam konteks membangun kebiasaan menulis (beralih dari bisa menjadi tuman).
Salut buat @joefelus yang bisa menjaga konsistensinya menulis setiap hari. Luar biasa. Jadi bukan isapan jempol - bukan fiksi, bahwa hal ini bisa dilakukan. Setidaknya ada satu warga Smipa yang sudah membuktikan bahwa itu bisa. Saya sendiri yakin, semua dari kita bisa menulis, dan rutin membuat tulisan-tulisan pendek seperti yang selama ini bisa dilihat di Ririungan. Toh kita sudah belajar menulis bertahun-tahun di sekolah. Di kampus sudah berhasil juga menulis skripsi - yang sudah diuji di dalam sidang sarjana. Beberapa dari kita juga sudah menulis thesis. Kalaupun tidak kita sudah membuat tugas-tugas sekolah yang semua disampaikan melalui media tulisan.
Kembali ke judul di atas, tulisan ini jadi komitmen saya menulis di 2023. Harus dituliskan dan saya mulai dengan tulisan pertama yang ini sebagai esai saya yang ke 460. Komitmen saya adalah menghasilkan satu esai setiap dua hari. Kalau dihitung, mestinya saya menghasilkan sekitar 180 tulisan di tahun ini. Mudah-mudahan saya bisa. Jadi demikianlah komitmen saya yang saya tuliskan - saya publikasikan di ruang ini. Sejujurnya saya masih sangat penasaran dengan apa yang bisa dicapai lewat rutin menulis - sebagai media refleksi - yang ujung-ujungnya berdampak pada pengembangan diri. Semoga tahun 2023 ini jadi tahun yang menggembirakan buat Ririungan dan AES - buat budaya literasi - di Semi Palar.
Salam Smipa.