AES536 Meluapkan Rasa, Menautkan Percaya
Andy Sutioso
Monday June 19 2023, 1:25 PM
AES536 Meluapkan Rasa, Menautkan Percaya

Rabu kemarin, kakak-kakak Smipa berkumpul di Lembang - dari pagi hingga petang. Kegiatan satu hari untuk menutup Tahun Pendidikan ke 18. Dua hari sebelumnya kakak-kakak kumpul untuk dan bertukar pikiran di berbagai sesi evaluasi TP18 - untuk mencatatkan berbagai perbaikan yang bisa dilakukan di tahun mendatang. Ini adalah siklus tahunan yang biasa kami lakukan sejak Semi Palar mulai dirintis di tahun 2005, 18 tahun lalu. 

Kegiatan ini tajuknya adalah Refleksi dan Syukuran | Tutup TP18. Kalau evaluasi isinya olah pikir, hal-hal teknis, hari ini kita berbagi dalam proses refleksi dan mensyukuri segala apa boleh kita alami bersama di sepanjang TP18. Hari ini kita lebih mengolah rasa. Dan betul itulah apa yang terjadi dan saya alami kemarin. Semi Palar itu holistik, hal inilah yang perlu terus dihidupi dalam setiap prosesnya.

Dari sesi ke sesi, berbagai kisah dibagikan, luapan rasa ditumpahkan, rasa syukur diungkapkan. Saya mengamati dari sesi ke sesi dan tak henti rasa haru merebak di dalam dada. Air mata juga tak henti menggenang dari waktu ke waktu mendengarkan apa yang diungkapkan kakak-kakak, satu demi satu.

Waktu tak terasa berjalan. Pagi ke siang, sore ke petang. Waktu yang dijadwalkan sampai 17.00 ternyata terlewati begitu saja. Memang waktu yang tersedia tidak banyak untuk berbagi segala pengalaman yang dijalani dan perasaan yang muncul.

Saya bahagia bukan hanya karena apa yang dikisahkan, tapi juga karena kakak-kakak Smipa ini memang seperti gado-gado. Segala rupa ada, dan menyehatkan pula, lahir dan batin. Cara kakak-kakak bercerita rupa-rupa pula. Dari mulai sulap, lawak hingga berbagai hal yang menyentuh tataran filsafat. Lengkap juga ada dramatisasi dan jogednya. Inilah keunikan kakak-kakak smipa, apa adanya sebagaimana kita ingin memunculkan keunikan teman² kecil apa adanya sebagaimana Yang Kuasa menciptakan kita semua.

Entah berapa banyak kata syukur diucapkan di hari kemarin. Judul acara kemarin memang betul dihidupi oleh semua yang hadir. Itu juga yang saya syukuri dalam-dalam. Bahwa proses di Semi Palar juga sesuatu yang menggoreskan sesuatu di dalam batin kakak-kakak. 

Syukuran kali ini bagi saya punya arti tersendiri. Duh mata saya basah lagi saat menuliskan ini, padahal saya sudah mengambil jarak waktu untuk menuliskan tulisan ini yang saya mulai tuliskan Kamis, pagi setelah kegiatan syukuran TP18 ini.

Setelah mas Ipong menyampaikan butir-butir catatannya dari perspektif beliau sebagai pengurus Yayasan, saya duduk di depan menyampaikan beberapa hal. Yang pertama adalah di TP19 saya akan mundur (bertahap) dari operasional harian di Rumah Belajar Semi Palar. Saya akan menggeser keterlibatan saya ke Yayasan. Buat saya ini sangat berat, sangat berat. Melepaskan sesuatu yang sudah jadi bagian hidup saya setidaknya 18 tahun terakhir ini. Hampir seluruh waktu upaya enerji pikiran dan rasa saya tumpahkan ke Rumah Belajar Semi Palar yang sampai hari ini sudah jadi rumah bagi banyak orang.

Setidaknya sejak 2 tahun silam saya mulai mengambil jarak, menyiapkan diri saya pribadi juga teman-teman terutama para kakak di Semi Palar. Tapi saya lihat kakak-kakak sudah siap. Apa yang dipaparkan kakak-kakak sejak pagi adalah buktinya. Betapa spirit Semi Palar sudah dihayati betul oleh para kakak. Hal ini juga yang membuat saya yakin sepenuhnya. Tidak ada keraguan sedikitpun dalam diri saya soal ini. Bukan karena semua sudah sempurna, tapi karena kakak-kakak juga sudah menghayati betul makna Rumah Belajar. Hatur nuhun kakak-kakak. Hatur nuhun pisan.

Duh mata saya basah lagi... padahal saya menuliskan ini sambil istirahat minum jus di tengah gowes saya pagi ini. Mudah²an pengunjung lain ga ada yg liat...

Saya sambung lagi ya. Setelah menyampaikan apa yang perlu saya sampaikan dengan perasaan yang sungguh campur aduk. Midah-mudahan apa yang saya sampaikan cukup jelas ditangkap kakak-kakak. Saya menutup pertemuan Rabu kemarin dengan doa. Doa yang saya luapkan dari apa yang ada di dalam batin saya dengan segala ketulusan yang saya punya. 

Seusai doa, kakak-kakak mulai mendatangi saya. Saya mendekap kakak-kakak satu demi satu. Meluapkan rasa... Kadang kami hanya mendekap dalam senyap, karena kata-kata memang tak cukup untuk mengungkapkan rasa... 

Beberapa kali saya dengar kakak membisikkan. Terima kasih sudah percaya... Ngga kak, saya yang terima kasih, kakak sudah menaruh percaya bagi Semi Palar dengan segala keterbatasannya. 

Mudah-mudahan kakak juga memahami bahwa apa yang saya putuskan untuk mundur dari operasional adalah ungkapan rasa percaya saya untuk kakak-kakak semua. 

Sebagai penutup, mudah-mudahan tulisan ini jadi catatan kebaikan bagi kita semua di waktu-waktu mendatang, jauh ke depan. Sejauh Semi Palar masih bisa membagikan kebermanfaatannya. 

Saya akan terus mendampingi kakak-kakak sejauh saya bisa - walaupun lebih berjarak. Setelah apa yang kita alami di hari Rabu kemarin. Saya cukup yakin ikatan antar kita akan ikatan yang tak terputuskan. Mari kita jaga bersama kekeluargaan kita di Semi Palar. Semi Palar yang bukan hanya sekolah, tapi Rumah Belajar, bukan hanya Rumah Belajar tapi juga Ruang Kehidupan... 

Salam sayang, peluk erat buat semua.... 

ratrikendra
@ratrikendra   3 years ago
Makasih banyak kak Andy, untuk semua kasih sayang dan rasa percayanya. Semoga Tuhan selalu berkahi perjalanan Kak Andy dengan kebaikanNya 🙏🏼
Andy Sutioso
@kak-andy   3 years ago
Sami2 ka Wiwit. Nuhuun pisan ya kak. 🙏😊
yantinoiiiiiii
@yantinoiiiiiii   3 years ago
Sebagai orang yang sangat mudah terbawa suasana ini .. Saat malam hari pada saat itu, benar² suasananya menyesakkan dada entah kenapa..
Dari hari rabu tersebut, betul² saya belajar banyak. seperti ada asupan ilmu yang masuk mengalir dari semua.
Sampai sesenggukan saya(malu sebenarnya)dihadapan semua sambil tertunduk. tp bersyukur dan lega juga akhirnya..
Sekali lagi terimakasih Pak Andy dan Kakak - Kakak beserta seluruh keluarga besar Semi Palar. Saya bersyukur 💙
Andy Sutioso
@kak-andy   3 years ago
Sama² nuhun buat Nunuy sdh jadi bagian dr Semi Palar. Semoga betah di waktu-waktu mendatang. 🙏
Hayu atuh nulis lagi Nuy. 🙏😊