Hari ini, teman-teman kelompok Oya ngumpul di bengkel untuk berkenalan dengan Ririungan. ruang sosialisasi, wadah berjejaring khas Semi Palar. Didampingi kak Dita, kak Ima dan kak Maya, teman-teman ini bersiap di bengkel sejak jam 10.30. Saya sendiri hadir agak terlambat karena baru selesai menuntaskan agenda sebelumnya.
Setelah sekilas dengan Ririungan, teman-teman Oya membuat akun dan setelah diaktivasi mereka login dan berkenalan dengan cara membuat blogpost di dalam Ririungan.
Sudah disampaikan juga bahwa AES adalah ruang menulis bersama yang betul-betul sukarela, kita semua menulis karena ingin berbagi cerita, pemikiran dan gagasan. Boleh juga sekali-sekali curhat 😊. Tentunya dengan cara yang baik agar curhatan kita juga bermanfaat buat orang lain yang mungkin membacanya. Jadi hari ini ada cukup banyak warga baru di Ririungan - dan mudah-mudahan muncul juga beberapa tulisan dari penulis-penulis baru di Ririungan, anggota kelompok Oya. Di Ririungan, tulisan pertama diistilahkan dengan Pecah Telor. Kita bahkan sudah mencoba membukukan tulisan pertama dari warga Ririungan.
Sejak awal masuk ruangan, sampai sekarang teman-teman Oya tampak serius menulis. Kita tunggu saja apa saja tulisan yang muncul di Ririungan. Tadi mereka bersepakat untuk menulis tentang minat. Ide yang bagus. Karena menulis sesuatu yang dekat dengan kita, tentunya ada yang banyak bisa diceritakan. Saya sempat melihat, Jehan menuliskan judul tulisannya, "Bingung Mau Menulis Apa". Keren! Kita kan bersepakat bahwa yang terpenting di AES adalah menuangkan pemikiran dan gagasan kita ke dalam tulisan. Kita lihat saja apa yang dituliskan Jehan di dalam esai pertamanya.
Kak Andy senang sekali melihat antusiasme teman-teman Oya. Kita jadi punya satu lagi ruang interaksi untuk bisa saling mengenal lewat tulisan-tulisan pendek di Ririungan. Semoga banyak dari kalian yang terus menulis di AES untuk berbagi cerita dan hal-hal lainnya. Salam Smipa.