Dulu waktu anak-anak masih di rumah apalagi waktu masih kecil, Natal selalu jadi istimewa karena anak-anak punya antusiasme tersendiri terhadap Natal. Pohon Natal dengan lampu kelap-kelip menghadirkan suasana yang berbeda di rumah. Liburan, hidangan khas Natal dan tentu saja kado yag bisa ditemukan di bawah pohon Natal yang jadi sumber kebahagiaan tersendiri buat mereka.
Menghias pohon Natal juga sebuah keseruan tersendiri, belum lagi kalau kita menyempatkan diri membeli hiasan pohon Natal untuk membuat suasana sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Sejak Rico dan Inka sudah tidak lagi di rumah, suasana Natal jadi sangat berbeda. Motivasi untuk memasang pohon Natal jadi berkurang jauh. Tapi kerinduan untuk merasakan suasana Natal tidak pernah hilang, karena dulu semasa kecil, Natal juga jadi sesuatu yang spesial buat saya dan adik-adik. Belum lagi kalau kita kumpul bersama keluarga besar, sepupu-sepupu.
Tahun ini kebetulan ada kumpul-kumpul di rumah bersama teman-teman SMA. Sebuah reuni kecil-kecilan. Nah ini jadi motivasi pengganti dari kehadiran anak-anak. Pohon natal didirikan dan hiasan hiasan Natal digantungkan. Lampu Natal dipasang dan dinyalakan. Sambil mengerjakan itu lagu-lagu Natal juga dipasang menemani kesibukan kecil di rumah. Tidak terasa suasana Natal muncul kembali di rumah dan ini sangat menyenangkan. Ada yang berbeda dan perubahan ini mengubah juga suasana hati.
Mengenai makna, Natal adalah tentang kelahiran, dan kelahiran adalah sebuah semangat dan pengharapan baru. Kedua, bagi saya Natal adalah tentang keluarga, dan terakhir Natal bagi saya terutama adalah mengenai kesederhanaan. Saya yakin hal-hal itu yang disimbolisasikan dari peristiwa kelahiran Yesus di kandang ternak di Betlehem. Semoga semua makhluk berbahagia. Salam damai Natal untuk semua.