Sambil menunggu Ririungan normal lagi, saya coba menuliskan lagi kepingan pemahaman baru terkait diri kita. Bagaimana kita punya kemampuan memanifestasikan realita yang kita inginkan.
Di salah satu esai saya sempat menuliskan tentang ini, tentang cermin. Di Semi Palar kita banyak mengajak anak-anak untuk merefleksikan diri. Barusan saya belajar bahwa realita kehidupan kita adalah cerminan diri kita. Lebih jelasnya realita kehidupan kita adalah cerminan dari vibrasi energi yang kita bawa sehari-hari, disadari atau tidak.