AES890 Menuju Penghujung Tahun
Andy Sutioso
Friday December 12 2025, 8:02 AM
AES890 Menuju Penghujung Tahun

Sudah semakin mendekat ke penghujung tahun. Waktu sangat cepat berlalu, seakan melintas begitu saja di depan kehidupan kita. Di Semi Palar ini sangat terasa, menjelang kita semua akan membagikan Buku Cahaya Bintangku sebagai catatan proses perkembangan teman-teman di sepanjang satu semester ini. Sejak tahun pertama Semi Palar berdiri, proses ini memang ibarat mendekat ke puncak gunung. Saya pernah menjudulkan tulisan saya sebagai 'The Final Stretch' yang mudah-mudahan menjadi gambaran dan catatan tentang proses yang bagi kami punya makna cukup mendalam. 

Hari ini saya berangkat ke Kuningan membantu persiapan untuk kegiatan penutup - Pembekalan Literasi Numerasi bagi 13 SD di Kabupaten Kuningan. Kegiatannya sendiri hari Sabtu. Tapi persiapannya seabreg. Sama seperti rapotan, karena ini momen konklusi - penutup proses, jadi banyak hal yang harus dikerjakan. Jadi lumayan juga kesibukannya. 

Di sisi lain, segala sesuatu terlihat chaotic di berbagai lingkaran kehidupan kita. Setidaknya saya sendiri merasakannya. Di keluarga, di masyarakat, di ranah berbangsa dan bernegara bahkan di dunia. Di Sumatera, alam seakan sedang murka melampiaskan kemarahannya, karena diperlakukan tanpa nurani. Sedikit dari kita yang prihatin, bingung juga bisa melakukan apa. Tapi bukan hanya di Sumatera sana, di mana-mana. 

Tapi inilah refleksi (pantulan / cerminan) dari kejiwaan kolektif manusianya dan sebaliknya. Saya percaya itu. Di Semi Palar saya pikir sedang terjadi hal yang sama. Alam semesta senantiasa berubah - sejak awal mula ia terbentuk - mewujud. Ini adalah hukum alam. Tidak pernah diam - tak pernah sama.

Kalau kita ingat siklus besar alam semesta, kita sedang berada di titik balik menuju ke tingkat kesadaran yang lebih tinggi. Kondisi di mana segala sesuatu berangsur membaik menuju keselarasan dan harmoni. Hal ini yang perlu disadari - pahami dari siklus alam semesta, segala sesuatu - mestinya sedang bergerak ke arah vibrasi yang lebih tinggi. Jadi apapun yang sedang terjadi sekarang kita punya harapan besar untuk hal-hal yang mewujud di hari-hari mendatang, apalagi kalau kita masing-masing bisa membantu proses ini dengan terus mengupayakan kesadaran - vibrasi yang lebih tinggi dari diri kita masing-masing. 

Bahwa di dalam prosesnya perlu banyak hal yang dihilangkan, dihapuskan karena sudah tidak selaras lagi dengan vibrasi kesemestaan yang baru - saya pikir ini bagian dari konsekuensi yang perlu diamini dan diterima dengan lapang dada, apapun itu. Kita sedang menuju dunia baru - towards a new earth. Tahun ini 2025 beralih menuju ke tahun 2026, kita sedang berada di dalam transisi besar itu. Semoga segala kebaikan menyertai kita. Salam. 

Photo by Min An: https://www.pexels.com/photo/people-silhouette-during-sunset-853168/