AES942 Holistic Science
Andy Sutioso
Sunday June 21 2026, 2:25 PM
AES942 Holistic Science

Pertama kali mendengar kata holistik (holistic) disandingkan dengan kata lain di belakangnya, seingat saya di sekitar tahun 2005-an. Saat awal kami merintis Rumah Belajar Semi Palar - waktu itu masih mengontrak satu rumah di Jalan Terusan Karang TIneung, karena lokasi saat itu Semi Palar masih berupa kebun dan beberapa rumah yang kosong dan mulai ditinggalkan. Pembangunan waktu itu belum dimulai. 

Waktu itu seorang teman - dosen Itenas, mas Sulistyo yang anaknya bersekolah sekelas dengan anak saya, bercerita bahwa kakaknya yang tinggal di Kanada akan pulang ke Indonesia. Beliau dan istrinya adalah praktisi Holistic Art di Kanada. Menarik. Waktu itu kami sempat membuat forum kecil untuk ngobrol-ngobrol dengan beliau tentang pengalamannya mengolah Seni yang Holistik.  

Dari sinilah kemudian Semi Palar kemudian mengenal istilah Pendidikan Holistik. Mas Sulistyo sendiri saat itu sedang studi S2 di UPI dengan topik Pendidikan Holistik. Saat itu kami baru manggut-manggut, "Ooo, ternyata model pendidikan seperti yang sedang ingin kita wujudkan ini ada istilahnya - inilah yang disebut sebagai Pendidikan Holistiik. Jadi terima kasih banyak mas Sulis untuk hal ini.

Hari ini, 21 tahun kemudian, proses belajar yang panjang telah mengantar kami ke pemahaman-pemahaman yang lebih mendalam - lebih esensial. Dalam prosesnya kami jadi memahami bahwa sains adalah bukan sekedar sains - seperti yang dulu kita pelajari di sekolah. Ada dimensi yang lebih dalam dari sains. Pintunya terbuka saat para ahli mulai menemukan berbagai teori dan konsep dan pemahaman tentang sains (fisika) yang lebih mendalam. Fisika yang dikenal sebagai Fisika atau Mekanika Kuantum. Akar pehamahan tentang Mekanika Kuantum dimulai oleh Albert Einstein dan banyak temuan besar terjadi di sekitar tahun 1990-an dan terus berkembang sampai hari ini. 

Sekitar tahun 2010an - mudah-mudahan saya tidak salah ingat saya menjumpai dengan satu filem dokumenter mengenai Fisika Kuantum. 

 

Photo by Balazs Simon: https://www.pexels.com/photo/close-up-of-drop-surface-7981131/