AES943 Limpahan Syukur di Bawah Bentangan Langit Malam
Andy Sutioso
Thursday June 25 2026, 11:28 AM
AES943 Limpahan Syukur di Bawah Bentangan Langit Malam

Syukuran kakak-kakak Smipa dua hari kemarin menjadi sesuatu yang bakalan tak mudah hilang dari ingatan. Hmm, sejujurnya di Semi Palar ini entah ada berapa banyak peristiwa yang sulit dilupakan, mungkin saja, mungkin peristiwa itu bagian dari pengalaman batin, tertanam sangat dalam, mungkin ke sudut-sudut diri saya yang paling dalam. 

Tempat yang dipilih memang pas, walaupun nyaris kita batal merayakan Syukuran di PPM. Kendalanya, kita tidak punya ruang yang memadai untuk 40-50 orang berkumpul di PPM terutama di siang hari. Entah kenapa rekan-rekan Lingkung ternyata keukeuh. Dan keukeuhnya ini berbuah kebaikan dan jadi pengalaman baik untuk kita semua. Syukuran Semi Palar saat kita semua berkumpul sambil menginap - berbagi rasa dalam suasana kebersamaan yang dekat sudah lama sekali tidak kami selenggarakan. Dalam ingatan kami terakhir terselenggara di TP11 atau 12. Kemudian setelahnya karena berbagai kendala teknis kami melaksanakan Syukuran lebih sederhana - secara teknis. Sedikit banyak, tidak terukur, tentunya ada perbedaan. Saya menduga dan merasakan bahwa perbedaan ini signifikan. 

Kali ini setelah masuk ke dekade ke tiga, kembali kita melaksanakan syukuran sambil bermalam. Mengungkapkan rasa syukur melalui proses refleksi dan berbagai pemaknaan kami di sekeliling api unggun - di bawah bentangan langit luas, di bawah naungan bulan dan bintang yang bersembunyi di balik selimut malam... 

Bergantian kakak-kakak menyampaikan apa yang tersimpan dari dalam hati, ungkapan rasa dari berbagai pengalaman yang boleh teralami. Seperti yang berusaha kita semakin kita yakini bahwa kehidupan manusia adalah mengumpulkan berbagai pengalaman batin - karena sejatinya, sebagai makhluk spiritual, jiwa kita lah yang sedang belajar menggenapi dirinya dari berbagai hal yang boleh dialami. 

IMG_2427 2.JPG
saya pinjam foto kak @anna-agustina yang lebih canggih kameranya

Menjelang tengah malam, kak Asep meminta saya menutup renungan bersama malam itu. Bagi saya malam ini jadi terasa sakral karena kalau kita sadari, kakak-kakak semua seperti sedang mereka ulang, memeragakan apa yang tergambar di logo Semi Palar. Anak-anak manusia yang berada di bawah langit malam dan berusaha meraih bintangnya. Ya kita semua, para kakak juga sedang menjalani proses yang sama mengenali diri sejati kami masing-masing. 

Dalam prosesnya memasuki dekade ke tiga, pengalaman ini boleh kita alami bersama di PPM, di tempat yang spesial. Tidak ada peristiwa kebetulan - saya memulai dengan kalimat itu... Dan ya, siapa yang menduga bahwa proses ini kita bisa kita jalani dengan segala suka duka, tawa dan tangisnya. 

Selepas penutupan TP-21, mengakhiri perjalanan TP ke 21 dengan doa dan limpahan rasa syukur, beberapa dari kami larut dalam ucapan terima kasih saling memeluk dengan hangat, tanpa bisa banyak bisa berkata-kata. Demikianlah cara kami melimpahkan rasa syukur atas segala yang boleh kami alami melalui Rumah Belajar Semi Palar. 

20260624_125109.jpg

Terima kasih kakak-kakak kesayangan. Terima kasih sudah hadir, menjadi bagian dan mengisi Rumah Belajar ini dengan segala nafas kehidupan kalian. Tuhan memberkati. 🙏🏼🙏🏼🙏🏼