Si Cantik Penuh Misteri
kanditaa
Wednesday September 29 2021, 7:36 AM

WhatsApp Image 20210927 at 10.46.55 1.jpeg

Kawah Putih memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan tempat wisata serupa yang lain. Kawah ini dapat berubah warna, dari mulai warna hijau, biru, kecoklat-coklatan, dan putih. Paling sering kawah ini berwarna putih, dengan pasir yang putih, dan kabut yang putih pula, makanya kawah ini biasa disebut dengan kawah putih. Karena pemandangannya sangat indah dan eksotis, tempat ini akan selalu dipenuhi wisatawan baik lokal maupun asing.

Kawah Putih adalah kawah yang terbentuk akibat letusan gunung Patuha, selain kawah putih terdapat kawah yang lain bernama Kawah Saat. Saat dalam bahasa sunda berarti surut, kawah ini berada di bagian barat di bawah Kawah Putih.

Menurut legenda, lokasi gunung Patuha dahulu diyakini masyarakat sekitar sebagai tempat yang angker. Tidak ada satu pun orang yang berani mendekati dan menjamahnya, bahkan burung-burung akan mati jika berani melintas. Barulah misteri keindahan kawah putih terbongkar ketika peneliti botanis asal Belanda bernama Dr Franz Wilhelm Junghuhn melakukan risetnya di kawasan ini. Ternyata kawanan burung yang mati bukan dikarenakan angkernya kawasan ini, melainkan karena tebalnya uap belerang yang menyembur dari kawah gunung tersebut.

Kawah Putih memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Yaitu air danau kawahnya yang selalu berubah-ubah warnanya. Terkadang berwarna hijau apel dan kebiru-biruan -ketika terik matahari dan saat cuaca sedang terang, terkadang bisa berwarna coklat susu juga, namun yang paling sering terlihat adalah warna putih dengan disertai kabut tebal pada bagian atas permukaan kawah. Bahkan, ketika sore hari, air danau kawah bisa pasang surut dengan tiba-tiba. Selain permukaan kawah yang berwarna putih, pasir dan bebatuan yang ada di sekitarnya juga didominasi dengan warna putih.Sekitar pukul 21.00, ketika langit cerah dengan dihiasi bintang-bintang, dari danau kawah putih akan terlihat pancaran cahaya terang berwarna kehijau-hijauan menghiasi kawah.

Kemudian, dari bias cahaya yang berwarna hijau tersebut, membentuk sebuah lingkaran yang dapat menerangi seluruh lokasi kawah. Sementara itu aroma belerang pun akan mulai tercium, namun tidak terlalu keras.dari pintu masuk sampai ke kawah jaraknya sekitar 5 km dan membutuhkan waktu sekitar 20 menit, melewati jalan beraspal yang berkelok-kelok dengan pemandangan alam hutan tanaman Eucalyptus serta hutan alam dengan bermacam species hutan hujan tropis.

WhatsApp Image 20210927 at 10.46.59 1.jpeg

Cerita dan misteri tentang Kawah Putih terus berkembang dari satu generasi masyarakat ke generasi masyarakat berikutnya. Hingga kini mereka masih percaya bahwa Kawah Putih merupakan tempat berkumpulnya roh para leluhur. Bahkan menurut kuncen Abah Karna yang sekarang berumur ± 105 tahun dan bertempat tinggal di Kampung Pasir Hoe, Desa Sugih Mukti; di Kawah putih terdapat makam para leluhur, diantaranya : Eyang Jaga Satru, Eyang Rangsa Sadana, Eyang Camat, Eyang Ngabai, Eyang Barabak, Eyang Baskom dan Eyang Jambrong. Salah satu puncak Gunung Patuha, Puncak Kapuk, dipercaya sebagai tempat rapat para leluhur yang dipimpin oleh Eyang Jaga Satru. Di tempat ini masyarakat sesekali melihat (secara gaib) sekumpulan domba berbulu putih (domba lukutan) yang dipercaya sebagai penjelmaan dari para leluhur.

You May Also Like