AES72 Kelas Design for Change
Kirana Kasih
Friday February 18 2022, 10:44 PM

Selama bulan Februari ini aku mengikuti kelas design for change. Kelas ini diikuti oleh teman-teman KPB di mana Kak Laksmi dari Bina Edukasi Indonesia yang mengisi kelasnya. Kelas ini dilakukan seminggu sekali di hari Rabu selama bulan Februari, sehingga ada 4x pertemuan. Di setiap pertemuan pun hal yang dilakukan berbeda-beda.

Apa yang dilakukan di kelas ini? Selama 4 pertemuan kita mempelajari bagaimana cara membuat bisnis dengan menerapkan konsep design thinking. Tidak hanya dipelajari saja, kita juga langsung mencoba mempraktekannya. Di pertemuan pertama kita ada di tahap feel, pertemuan kedua di tahap imagine, pertemuan ketiga di tahap do, dan pertemuan terakhir di tahap share. Sejauh ini kita sudah melewati 3 pertemuan dan tersisa satu pertemuan lagi, yaitu tahap share

Perbedaan design thinking dengan konsep yang lain adalah konsep ini berfokus pada penyelesaian masalah yang sedang terjadi. Sedangkan konsep lain misalnya bisnis model canvas (BMC) berfokus pada produk yang dibuat. Jadi dari awal yang dipikirkan adalah produknya. Oleh karena itu, tahap pertama yang kita lakukan adalah mencari dan mencoba merasakan apa saja keresahan atau masalah yang kita rasakan saat ini. Setelah menemukan satu masalah, jangan langsung memikirkan satu ide penyelesaiannya. Justru kita harus mengeluarkan ide sebanyak-banyaknya, segila apapun itu dikeluarkan saja. Baru setelah semuanya terkumpul, kita klasifikasikan ke yang paling memungkinkan dan yang sulit untuk diwujudkan sesuai kondisi saat ini. Dari sanalah akan muncul satu solusi yang sesuai untuk menyelesaikan permasalahan yang ingin kita selesaikan. Langkah selanjutnya? Kita rencanakan sebaik-baiknya dan coba laksanakan ide tersebut. 

Aku sendiri menikmati proses selama pertemuan berlangsung. Karena pembawaan Kak Laksmi yang santai dan mudah dipahami, serta banyak tokoh-tokoh baru atau bisnis lain di luar sana yang menginspirasi. Sebenarnya pun aku sempat mempelajari tentang design thinking di kelas bersama teman-teman. Namun dengan langsung mencoba mempraktekannya dan mewujudkannya seperti ini, aku jadi lebih paham bagaimana prosesnya.

You May Also Like