Sebelumnya, aku pernah bercerita mengenai labu kabocha yang aku tanam di cerita yang berjudul Kebun. Labu ini tidak sengaja ditanam dari biji labu yang aku dapatkan ketika memasak labu. Tanaman labu ini sampai sekarang masih hidup di halaman rumahku. Bahkan dia sudah menjalar ke mana-mana. Halaman depan rumahku termasuk kecil. Jika melihat dari sisi depan, terlihat tanaman labunya telah menjalar ke dua sudut bagian depan.
Sebenarnya, tanaman labu ini mulai menutupi dan mengganggu beberapa tanaman. Beberapa ada yang jadi tertutupi sinar matahari. Yang menjadi masalah adalah kita tidak bisa hanya sekedar memotongnya saja. Karena ada sulur-sulur yang melilit ke tanaman lain. Jadi dari batangnya muncul sulur yang mengikat tanaman lain sehingga tanaman labu itu bisa tetap kokoh di tempatnya. Mengikatnya pun cukup kuat dan rapat, jadi akan sulit dan butuh waktu serta ketelitian jika ingin benar-benar melepaskan sulurnya tanpa menyakiti si tanaman.
Walaupun begitu, ada satu hal menyenangkan yang muncul dari labu kabocha ini. Akhirnya tanamannya mulai berbunga. Jika sudah berbunga, maka tandanya dia akan segera berbuah. Setelah riset di internet, ternyata bunga yang dihasilkan dari pohon labu ada dua, bunga jantan dan betina. Ketika melihat-lihat semua bunga yang ada, ternyata baru ada bunga jantan saja. Bagaimana cara menentukan yang jantan dan betina? Caranya sangat mudah sekali. Lihat saja apakah di pangkal bunganya terdapat bentuk seperti bola atau tidak. Jika iya maka itu adalah bunga betina. Menentukan mana yang jantan dan betina sih gampang, tapi menunggu hingga ada yang betina lah bagian yang sulitnya.
Hingga akhirnya sekitar dua minggu lalu mulai muncul kuncup bunga dengan bola di pangkal bunganya. Awalnya hanya muncul satu, tapi lama-lama mulai banyak juga yang muncul. Sampai sekarang mungkin sudah ada lima. Sayangnyaaa, semua posisinya cukup sulit dijangkau. Masih bisa sih, tapi harus agak melewati tanaman lain. Dari semua yang ada, sudah ada dua yang mekar dan disatukan antara betina dan jantannya. Ada juga satu yang posisinya sangat mudah dijangkau dan sepertinya menjadi yang paling mudah untuk dirawat nanti. Semoga saja mereka semua bisa bertahan hingga siap panen nanti.