Kemarin adalah Hari Ayah, dan seperti biasa hari tsb ga dirayakan semeriah Hari Ibu, bahkan sering terlupakan (omg maafkaan..) Mereka sendiri jg jalani hari seperti biasa aja. Tetep ngopi pagi, antar jemput dan periksa tekanan ban mobil 😄 meskipun relatif datar tanpa huru hara kehadiran seorang ayah itu tentu tak kalah penting dan berharga!
Ayah sering kali terlihat diam. Tidak banyak bicara soal lelahnya, tidak sering mengeluh tentang tekanan hidup yang ia hadapi. Tapi lewat tindakannya, kita tahu dia ga pernah berhenti berusaha. Berusaha hadir, berusaha kuat, berusaha menjaga semua tetap utuh. Dalam diamnya, ada cinta yang tidak terlalu populer, tapi selalu ada ketika dibutuhkan.
Selama ini, peran ayah sering hanya disorot dari sisi “pemberi nafkah.” Seolah tugasnya hanya menyediakan, membayar, mencukupi. Padahal, lebih dari itu, keberadaan ayah secara emosional, spiritual, dan fisik adalah fondasi rasa aman bagi banyak keluarga.
Ayah yang memeluk anaknya setelah pulang kerja, ayah yang tetap tersenyum meski pikirannya penuh dengan tanggung jawab, ayah yang rela mengorbankan waktu istirahatnya agar bisa mengantar anaknya ke sekolah. Semua itu adalah bentuk cinta yang tidak selalu tampak dalam kata, tapi terasa sampai ke hati.
Untuk semua ayah yang sedang berjuang, mungkin dalam senyap, mungkin dalam rasa serba tak pasti yang disembunyikan, kami ingin menyampaikan that we see you, we respect you and we love you. Ayah perlu tau kl kehadiranmu jauh lebih berarti dari apa pun yang bisa kmu berikan secara materi (tapi kalau mau transfer tetep diterima banget ya hahaha..)
Terima kasih karena terus berdiri tegak, bahkan saat dunia terasa berat di pundakmu. Terima kasih krn sudah menyayangi dgn cara yang mungkin ga selalu kami pahami, tapi perlahan semakin kami sadari.
Hari ini, kami ingin bilang: you are important, you are needed and you are deeply loved! Not just because of your provision, but more so because of your heart.
Selamat Hari Ayah 💛
Oh, ada ya hari ayah? Hahahaha...
So sweet sih ini. 🙏🏼🤗