AES 106 Curang
leoamurist
Friday September 10 2021, 7:00 AM
AES 106 Curang

Kalau curang ya tambahin lah.
Kurang woy itu, bukan curang.
Oiya, kalau kurang ditambahin.
Kalau curang, dicambahin.
Toge kalee..

Oke, balik fokus!

Sepanjang minggu ini, seringkali dalam satu hari bahkan satu jam, kepikiran beberapa hal yang ingin dituliskan di atomic essay. Di sisi lain, prosedur penulisan atomic essay kan sehari satu. Tujuannya membangun konsistensi. Nah di sinilah kecurangan terfasilitasi oleh teknologi, otomatiskan saja waktu rilisnya sedangkan tulisan dibuat sekaligus di satu hari.

Untuk saya pribadi, kalau pemikiran barusan benar dilaksanakan, ya itu masuk kategori curang. Karena melanggar nilai yang hendak dibangun oleh atomic essay ini, konsistensi. Kalau bukan untuk membangun konsistensi ngapain nulis rutin tiap hari lah woy... untuk tugas doang? Hmm... gak bebas amat ya hidupnya.

Jadi nyambung ama bebas adalah perihal menentukan batas, dan konsistensi adalah bentuk batasan yang kalau dilaksanakan ternyata sangat membebaskan. Bingung dengan penjelasan ini? Gak masuk akal? Yah bisa jadi akalnya kurang luas jadi gak bisa masuk materi ini. Seperti kalau kita beli mobil dan gak muat di rumah sendiri sampai parkir di pinggir jalan umum, persoalan bukan di mobil yang kegedean justru di garasi yang kesempitan. Atau malah gak punya.

Ya, begitulah soal akal & kebebasan. Balik lagi ke soal kecurangan yang solusinya bukan kecambahan.

Jadi, inti dari atomic essay adalah membangun konsistensi melalui rutin menulis. Produksi tulisan. Rutin produksi tulisan harian. Kelihatan kan intinya apa, demi konsistensi! Bukan demi rutin, bukan demi tulisan, bukan juga demi produksi. Bukan juga demi-kian, karena tulisan ini belum selesai, masih dua paragraf lagi.

Berorientasi pada membangun konsistensi melalui rutin setiap hari, yang perlu dijaga adalah rutinnya. Setiap hari di jam tertentu ada kegiatan atomic essay, yang kegiatan ini tidak melulu dan terpaku hanya pada produksi tulisan, saja. Bisa lho dengan membaca ulang, atau mengulas ulang, bahkan sampai merangkai ulang tulisan yang telah dibuat sebelumnya.

Demikianlah (nah ini baru demi-kian) ada rutinitas baru yang lebih luas, lebih bebas, lebih masuk akal, lebih memperkaya proses atomic essay. Tidak menghambat proses membangun konsistensi, malahan mempersegarnya.
Di sisi lain, kepala pun tidak meledak karena menahan diri untuk menulis gagasan spontan.
Tulis aja langsung, sekaligus tumpahkan.
Yang penting setiap hari secara rutin tetap ada tindakan seputar tulisan itu.
Misalnya, last review, final edit, update posting, etc.