Adalah mendukung, suportif. Bukan sue-pour-theft, menuntut-melimpahkan-mengorupsi. Dengan istilah lain, mendukung bukan menggulung. Gak seenak bolen gulung di tempat belanja seberang jalan itu soalnya.
Mendukung pada puncaknya bukan menjadi pemimpin, malahan menjadi dipimpin. Lebih spesifik lagi, penyerta bukan pengikut.
Aku besertamu, demikianlah puncak kepemimpinanku. Siapapun pemimpinnya, kau aku dia. Bukan meributkan hal kecil, justru merangkum yang besar pada yang kecil.
Demikian dukungan itu terjadi oleh karena memudahkan yang susah, menyederhanakan yang rumit. Kalau tidak mendukung, pastilah menggulung.
Kalau tidak bolu, pastilah bolen. Yang digulung. Eh, salah ternyata! Bukan bolen gulung. Bolen lilit! Dililit, bukan digulung. Bolen lilit, nGeri Ya!
One who cannot command, must obey.