AES176 Create
leoamurist
Sunday January 16 2022, 7:46 AM
AES176 Create

Kreatif adalah daya untuk menciptakan sesuatu, kreasi adalah sesuatunya itu. Kalau prosesnya kita namakan proses berkarya, apa sih yang dibutuhkan dalam berkarya? Selain alat, bahan, dana, dan niat.

Butuh kecerdasan untuk merangkaikan pengetahuan. Kalau pengetahuan aja, seringnya jadi perkataan, masukan, saran, nasihat, dan pelabelan saja. Berisik jadinya seperti tonggeret di musim panas.

Kalau hanya kecerdasan saja tanpa pengetahuan, seringnya jadi pembelajaran dan terus belajar dan terus berganti ruang belajar, dan terus belajar. Implementasi penuh dalam satu disiplinnya enggak ada.

Kecerdasan untuk merangkaikan pengetahuan ini banyak caranya! Salah satunya dengan cara berpikir sistem. Ohya, berpikir bukan berkhayal. Berpikir adalah bekerja dengan tangan. Badan sih, gak tangan doang.

Mengacu pada 11 laws of systems thinking, langkah pertama bisa jadi adalah faster is slower. Memang tidak bisa memaksakan, seperti tidak bisa memaksakan kodok untuk melompat tinggi. Karena kodok bukan katak.

Temukan saja karakter masing-masing aspek dan perilaku masing-masing variabel. Kenali kecepatan optimalnya masing-masing, kemudian rangkaikan masuk ke dalam skenario besar. Memanfaatkan dong? Iya, kan saling.

Kedua, cutting half a big coconut does not provide two small coconut. Kompleksitas itu keniscayaan dan tidak perlu disederhanakan. Karena kalau disederhanakan, itu sudah hal berbeda dan tidak relevan lagi.

Bukan kenyataan yang perlu disederhanakan, justru cara pandang manusianya yang perlu disederhanakan. Lo-gi-ka. Tidak perlu mengendalikan yang di luar kemampuan. Yang ada ya ada, yang gak ada kan gak ada.

Ketiga, the harder we push the harder they push back. Nah, di sini kita perlu selalu mengingat bahwa konteks adalah segalanya. Tidak semua orang mampu bertahan pada konteks, seperti diminta bantuan malah curhat soal bias aturan.

Kan, membuang waktu. Jadi kebijaksanaan dalam konteks ini adalah merespon bukan mengacu pada idealisme atau ideologi. Justru perlu mengacu pada realita sikap pola perilaku dari dua karakter yang bertemu.

Bayangan sih, kalau semua tulisan di atas masuk ke dalam tabel kerja dan penjadwalan. Lalu menemukan teman-teman yang sepemikiran & sama orientasi pandangannya. Dalam waktu tiga bulan, satu karya berguna sudah ada.

”Berguna untuk siapa?” Nah ini pertanyaan yang perlu direspon seperti tertulis di paragraf sepuluh di atas.

You May Also Like