AES239 It’s not about the student (It’s all about the teacher)
leoamurist
Sunday May 1 2022, 7:12 PM
AES239 It’s not about the student (It’s all about the teacher)

It’s not whAt the student want to learn, it’s all about what the teacher want to teach. (Ido Portal)

Masih teringat kalimat ini, dari seorang pendiri movement culture, yang juga pelatih fisik mantan juara UFC. Karena begitu jelas mendeskripsikan kapasitas seorang guru. Mentor. Tutor. Coach.

Seorang master menjadi master karena menguasai bidangnya. Bukan hanya materinya saja, bidangnya juga. Areanya. Keterkaitannya. Bahkan sampai paradoksnya. Dalam estetikanya.

Sehingga saat ia melihat siswanya, ia tahu apa yang akan diajarkan pertama-tama. Tidak ada sama rata, walaupun selalu sama rasa. Seperti, satu siswa perlu peregangan, satu lagi penguatan.

Ido tidak mau (tidak perlu) mengajarkan Connor teknik bertarung. Ia melihat siswanya, lalu memutuskan untuk mengajarkan caranya menggerakan tulang belakang. Itu saja.

Selanjutnya, pemenuhan kapasitas akan terjadi secara alamiah. Bukan dipenuh-penuhkan. Tidak perlu membuat daftar tagihan penuntasan tugas setiap malam, kalau kebutuhan dasar dari kesadaran diri dipenuhi.

Wah, berarti seorang pendidik perlu level master ya? Iya, master pada bidang. Bukan sekadar gelar master pada materi yang bergantungan di referensi. Master adalah yang selalu mengaktualisasi diri.

Lagipula, memangnya, mau dididik ama yang bukan master? Ntar jadi korban percaloan doang dong. Seperti jasa titip beli tiket konser, harga vip dapetnya festival. Alasannya, kan udah sesuai tugas hanya memfasilitasi.