AES260 Posisi
leoamurist
Tuesday May 24 2022, 6:15 AM
AES260 Posisi

Merasa memiliki posisi jadinya sok oposisi. Baik dengan merasa dibutuhkan jadi merasa memainkan. Pun dengan merasa membutuhkan jadi merasa mempermainkan. Merasa memiliki posisi jadinya sok oposisi. Bisa dengan sok memegang sistem karena merasa butuh keamanan. Pun dengan sok melawan sistem karena merasa butuh kenyamanan.

Yang oposisi ini kan hanya berusaha diakui saja, karena tidak diakui saat mengikuti jadi berharap diakui dengan oposisi. Bahkan hasil perlawanan ini pun untuk membuat suatu kemapanan serupa yang dilawannya. Juga hasil dari ketertiban ini. pun berdasarkan perlawanan dengan cara menggunakan milik yang dilawan, alias mencari sisi luput lawan.

Ah... merasa memiliki posisi jadinya sok oposisi. Pada akhirnya bentuk perlawanannya adalah membuat sesuatu yang dilawannya itu. Bedanya, pemilik sesuatu itu. Bukankah semakin melawan memperlihatkan semakin ketergantungan. Bahkan yang paling jelas kelihatan adalah ketergantungan perlawanan itu sendiri.

Oposisi yang sok tertib tidak beda dengan oposisi yang sok anti pada sisi fundamentalnya, ketidak mampuan beradaptasi dengan kebiasaan di sini sehingga membawa kebiasaan di sana atau memuja orientasi di sana. Padahal yang di sini orientasinya ke sana, realita perjalanannya saja terlalu berat untuk diikuti para oposisi ini.

Tidak heran makanya kalau nanti selepas dari sini, di sana mereka mereplikasi pola serupa walau dengan bentuk berbeda. Tidak aneh juga kalau nantinya para oposisi akan dioposisi lagi oleh yang nanti merasa memiliki posisi. Tidak mengagetkan kalau ada waktunya para oposisi yang merasa punya posisi mengakui keterlambat-pahamannya mengenai part-isipasi.

You May Also Like