Gimana kalau itu semua sesuai rencana. Dikatain hal yang memang sudah diarahkan untuk dikatakan demikian oleh yang mengatain. Gimana kalau memang mengarahkan yang ngatain untuk mengatakan demikian.
Gimana kalau power untuk berkata-kata itu ternyata adalah pemberian. Gimana kalau bahan perkataan itu pun pemberian. Gimana kalau itu semua sudah dipersiapkan setahun belakangan.
Semacam berkata-kata soal ketidak tahuan tanah akan kemajuan lima cabang dari tiga batang utama. Seperti mengata-ngatai ketidak mengertian tanah akan buah dan bunga tiga batang pohon ini.
Padahal, tanah hanya butuh memahami batang masing-masing pohon. Karena dari akar menjadi buah selalu lewat batang. Karena cabang, adalah representasi batang. Tanah hanya perlu melihat tiga batang pohon saja.