Awal 2012 ya, yang paling teringat sih soal malam tahun baruan di tengah hutan Kalimantan Tengah. Blok gas Kerendan, 20km Luwe Hulu, 40km Muara Teweh. Empat bulan di tenda terpal, kerjaannya hanya monitoring uji tanah sekitar dua puluhan titik. Sondir, bor mesin, geolistrik geokimia. Mungkin, saat itulah baru tahu hutan & sungai yang "beneran" itu seperti apa.
Akhir 2012 masih dalam pola yang sama. Walau cuma empat minggu saja tidak sampai empat bulan, di Saumlaki, Yamdena, Maluku Tenggara Barat. Kerjaannya hanya survey pendahuluan dan pemetaan awal pantai terluar. Wowonda, Atubul Da, Atubul Dol, Sangliat Dol, Sangliat Krawain, dst. sampai Pulau Selaru. Lihat GPS sih, ternyata lumayan jalan kaki sepanjang sisi tenggara.
Sendirian? Sendirian. Yaa.. sendirian lha ya. Pas di Tanimbar sih yang beneran sendirian, sampai hiburannya hanya bengong ngeliatin ombak. Beruntung kalau bisa dapet tiket pesawat sampai di Kota Ambon. Selesai laporan dan kirim data, nonton bioskop di Ambon Plaza. Waktu itu pas filmnya lagi Batman The Dark Knight Rises & The Amazing Spiderman.
Kalau di Kalteng, ditemani empat orang tim uji tanah fisik, satu surveyor, dan sempat ada tiga mahasiswa ITB beberapa hari. Tinggal di dalam terpal dengan serangga yang namanya agas sebagai musuh bersama. Epiknya sih ya itu, di tengah hutan yang baru dibuka beratap terpal dan toilet gorong-gorong. Tanpa alas kaki, karena tanah hutan yang selalu becek & lengket.
Foto-foto? Gak ada. Kebiasaan, setiap lima sampai enam tahun sekali saya selalu menghapus semua foto-foto. Rasanya seperti melepaskan kenangan & kebanggaan, yang di sisi lain sangat menyegarkan. Setiap lima tahun itu seperti lahir baru. Walau tetap ada sisa ingatan.
Seperti waktu di salah satu pantai di saumlaki, lupa namanya. Saya bertemu seorang pensiunan guru, tinggal di satu rumah yang satu-satunya di pantai itu. Katanya akan melanjutkan perjalanan hidupnya di pantai ini saja, menanam di depan rumah dan membeli ikan dari nelayan yang suka parkir perahu di pantai depan rumahnya. Keren juga, teras rumahnya adalah pantai terluar Indonesia yang terdekat dengan Benua Australia.
Wah petualangan yang seru kak! Paragraf terakhir yang bikin saya merenung karena kepingin