AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
leoamurist
Saturday July 25 2026, 9:26 AM
AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang sebetulnya melebar dari konteks original kita sebagai penyampai pesan utama, lalu hilang deh koneksi kita dengan mereka karena dia.

Terlalu giat mengoreksi sampai galat terkoneksi. Kalimat yang tertahan saat ambil napas tadi kan tidak selesai walaupun tidak jadi diucapkan, justru mengalir kepada pemahaman bahwa yang bertanya itu tidak butuh jawaban. Kita ditanya hanya untuk mengonfirmasi pandangan yang bertanya itu, kemudian dengan intensi membetulkan pemahaman yang ditanya agar sama dengan yang bertanya; ceramah panjang pun dimulai dengan segala penafiannya.

Terlalu giat berterima sampai galat menerima. Jadi memang panjang sih omongannya, bisa jadi satu paragraf tanpa jeda napas yang delapan puluh persen penafian dan delapan persen pemaksaan. Sisa dua belas persennya, kesalahpahaman. Kan, semua yang dikatakan adalah yang belum selesai di pemikiran. Semua yang dilakukan adalah yang belum selesai di pemahaman.

Tambahan: Semua yang diceramahkan adalah harapan yang dijaga agar tidak sampai ternyatakan, kalau terwujud nanti kehilangan pegangan dan alasan untuk stagnan dong.

Jadi kelintas hasil penelitian yang bilang kalau, kita akan cenderung memilih kesusahan yang familiar daripada kesulitan yang baru. Hmmm.. bedanya susah dengan sulit apa ya?

You May Also Like