Mulai dari mana ngapain? Mengaitkan dengan tulisan-tulisan sebelumnya, rekomendasi jatuh kepada menggabungkan dua area penggunaan (leverage area); Transcend paradigm dan context paradigm. Setelah paradigma diangkat menjadi lebih luas dan diuji sehingga lebih mendalam, ditampung dan disalurkan lah. Sepaket, agar tidak terkesan melepas liarkan kecoa terbang yang telah kita suntik steroid. Sekalinya mengepakkan sayap di sini, bisa bikin badai tornado di sana. Jelas, meresahkan warga.
Landasan pemahamannya pada dua hukum cara berpikir sistem, today's problem comes from yesterday's solutions dan the harder we push the system, more harder it pushes back. Yang bertindak sebagai sepasang kaki yang siap berjalan ke depan. Dengan langkah pertama, bebas kaki kiri atau kanan duluan, antisipasi berbagai kemungkinan ke depan dari beragam pengalaman di belakang. Bentuk antisipasinya jelaslah perencanaan dan strategi yang tertuang dalam petunjuk pelaksanaan atau panduan.
Lalu langkah kedua, shared interest yang istilah mudahnya adalah visi bersama atau kepentingan bersama atau irisan kepentingan bersama, yang penting ada unsur kebersamaannya. Perlu ditemukan dan ditentukan bersama juga. Jelaslah bentuknya adalah kesepakatan tertulis yang formal. Yang paling penting di sini adalah penentuan periode, jangka waktu berlakunya kesepakatan. Sejarah selalu berulang itu maksudnya ada periode ulang bagi dinamika dalam jangka waktu tertentu, jadi kesadaran waktu sangat penting sebagai dasar pergerakan. Kedua langkah ini perlu menapaki empat aksi stop and start! yang kita katakan sebagai tindakan nyata. Stop not knowing what to do and start take responsibility! Stop taking too much more than capability and start employ, delegate, hire!