Tulisan ini ditulis ketika aku mengajukan lamaran ke Rumah Belajar Semi Palar
cerita lanjutan dari https://ririungan.semipalar.sch.id/maulrest/blog/5279/aes038-tentangku-bagian-2
Aktivitas
Ketika waktu subuh tiba, sudah sering sekali Maul dibangunkan istrinya untuk melaksanakan ibadah salat secara tepat waktu. Sering sekali juga ia malah terbangun beberapa menit setelahnya sehingga salatnya tidak tepat waktu. Ia selalu berharap juga kebiasaan ini bisa berubah walau harapan ini masih menjadi harapan sampai sekarang. Motor matic yang ia namai Snow, karena berwarna putih, selalu siap mengantar sang pemiliknya melewati rute Cileunyi-Lembang di pagi hari.
Ketika tiba di salah satu sekolah swasta di daerah Lembang ini, ia tidak pernah keberatan untuk mengisi kelas bahkan ketika ia harus mengisi jadwal penuh 7 jam pelajaran dalam satu hari. Ini berkaitan juga dengan pihak sekolah yang tidak membatasi Maul untuk bereksplorasi di dalam kelas.
Tahun ini ia lebih banyak mengampu mata pelajaran Reading-Vocabulary yang tentunya ia juga sangat sukai. Sekolah tidak pernah menegur ketika Maul menyisipi kelasnya dengan sesi movie time ataupun music day, asalkan ia bisa menyangkutpautkan kejaran materi kurikulum dengan kedua aktivitas tadi.
Teman-teman guru di sekolahnya pun membuat ia sangat bersyukur karena ia dikelilingi orang-orang yang supel, bersemangat di dunia pendidikan, dan beberapa memiliki minat yang sama.
Pihak Semi Palar pasti bertanya-tanya setelah melihat tulisan di atas yang nampaknya tidak ada masalah, lalu mengapa Maul memilih untuk mengajukan lamaran ke Semi Palar? Ini sebetulnya strategi agar ia dipanggil ke tahap selanjutnya semoga memang berhasil mebuat penasaran, kalau tidak juga tidak apa-apa namanya juga usaha hehe. Tapi memang ada beberapa hal yang cukup rumit dan lebih mudah dijelaskan secara langsung atau melalui Zoom meeting.
Bersambung ke bagian 4....