Terima kasih...
atas perjalanan selama satu tahun penuh yang begitu berwarna.
.
Terima kasih...
atas segala perasaan sedih, gembira, kecewa, takut, khawatir, bahagia; sebagai penanda bahwa kita masih diberi kehidupan.
.
Terima kasih...
atas pengalaman tak terlupakan, yang menempatkan rasa pasrah di atas segala usaha sebagai manusia yang lemah.
.
Terima kasih...
telah mengajarkan apa yang penting, apa yang tidak terlalu penting, dan apa yang paling penting dalam hidup ini.
.
Terima kasih...
atas kesempatan bertemu dengan orang-orang terkasih, yang mengingatkan bahwa mereka ada untuk kita dan kita ada untuk mereka.
.
Terima kasih...
atas segala pergumulan hati yang mengajak kita merenungkan tujuan hidup dan lebih mengenal diri sendiri.
.
Terima kasih...
telah memberikan banyak waktu secara cuma-cuma yang kadang kurang kita hargai.
.
Terima kasih...
atas cinta tanpa pamrih, senyum yang selalu terkulum, dan tangan yang siap terulur dari semua sahabat.
.
Terima kasih...
telah memberi kesempatan mempelajari hal-hal baru dalam era new normal ini, menjadikan segala hal yang tidak biasa menjadi bagian dari keseharian.
.
Terima kasih...
telah mengawali tahun ini dengan ketidakpastian dan menutupnya dengan harapan yang membuncah.
.
Terima kasih, terima kasih, dan terima kasih...