Judul di atas bukan tentang tukang tahu dengan teriakannya yang khas saat menjajakan tahu, tetapi tentang suatu hal yang mengusik hatiku belakangan ini. Semua yang kulihat di depanku seolah seperti pohon kacang polong dalam dongeng Jack and the Beanstalk, tumbuh dalam waktu satu malam. Semuanya menjadi 'tahu-tahu'.
Tahu-tahu, si sulung akan menjalani Perjalanan Besar minggu depan, padahal rasanya baru kemarin aku membacakan untuknya buku Perjalanan Besar angkatan pertama. Hei... Itu sudah delapan tahun lalu!
Tahu-tahu, wajah si bungsu tak lagi seimut pada foto-foto yang kerap muncul pada bingkai digital di ruang makan kami. Ya iyalah, karena foto-foto yang muncul itu hasil jepretan 4-5 tahun lalu! 😊
Tahu-tahu, baju-baju mereka sudah banyak yang kekecilan, bahkan baju yang baru dipakai beberapa kali. Padahal, rasanya tidak berapa lama sebelum ini mereka masih memakainya.
Tahu-tahu, buku-buku kesayangan mereka sudah beralih, bukan lagi buku-buku yang dulu mereka minta bacakan setiap malam menjelang tidur. Padahal, masih banyak buku yang ingin kubacakan untuk mereka.
Tahu-tahu, mereka seperti tidak lagi memerlukan pendapat kami. Mereka mempunyai preferensi yang berbeda dengan kami, dan mencoba melakukan segala sesuatu dengan cara mereka sendiri. Padahal, rasanya belum cukup banyak bekal yang kami berikan.
Mungkin... selama ini aku kurang mindful saat bersama mereka. Aku terlalu erat memegang kenangan masa kecil mereka dan berpikir terlalu keras akan masa depan mereka, sehingga mengabaikan saat-saat bersama mereka. Padahal, bukankah 'saat ini' adalah anugerah terindah yang tak akan terulang? Seperti yang dikatakan Master Oogway dalam film Kungfu Panda: "Yesterday is history, tomorrow is a mystery, but today is a gift, that's why it's called the present."
Akhirnya, hal-hal kecil yang dilewati hari demi hari, menjadi tahu-tahu...
.
Catatan:
Tulisan ini kutulis hampir satu tahun lalu, pada 7 Maret 2023. Tiba-tiba kutemukan saat melihat-lihat lagi tulisan-tulisan lama. Entah mengapa saat itu aku tidak mengunggahnya. Dan, sekarang menjadi tulisan perdana di AES tahun ini. 😊