AES015 Sehat & Holistik
maulrest
Wednesday July 27 2022, 9:22 AM
AES015 Sehat & Holistik

Sebelum era COVID-19, saya teringat perihal kesehatan seakan-akan ada 3 kubu besar yang berbeda pendapat. Kubu pertama dari kalangan orang yang percaya sehat itu dikarenakan pola hidup dari makanan, olahraga, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan fisik atau jasmani. Kubu kedua percaya sehat itu dipengaruhi dari pikiran, semakin kita bahagia semakin kita akan sehat walaupun tidak terlalu banyak melakukan aktivitas fisik. Kubu ketiga percaya sehat itu datangnya dari Tuhan, mau apapun usaha yang dilakukan kalau tidak pernah meminta kepada yang Maha Menyehatkan maka akan percuma.

Setelah era COVID-19 rasa-rasanya ketiga kubu ini mulai berdamai. Kubu pertama pada akhirnya harus menerima bahwa imunitas tubuh bisa dipengaruhi dari pikiran yang tidak stres, kubu kedua harus menerima ternyata banyak juga orang yang bahagia tetap bisa terserang virus, dan kubu ketiga harus menerima selain berdoa ternyata kesehatan butuh juga ikhtiar atau usaha untuk mendapatkannya.

Kesimpulan saya sih kesehatan itu bisa jadi sesuatu yang holistik banget. Bisa jadi sehat itu kombinasi antara olah fisik, olah rasa, dan olah batin. Makanya tidak adil kalau kita bisa nge-judge orang terkena sakit hanya karena salah satu aspek di atas, toh siapa juga yang mau sakit. Paling bijak sih ketika ada yang sakit kita doakan, kasih support, dan bisa juga saran dan tips untuk menjaga kesehatan. Namun orang yang sakit juga harus mau menerima bahwa ke depannya dia harus refleksi dan mulai mengolah fisik, rasa, dan batin sebagai ikhtiar untuk mendapatkan kesehatan dari yang Maha Menyembuhkan.

Andy Sutioso
@kak-andy   4 years ago
Sepakat. Ini pemikiran yang bagus. Yg holistik dan seimbang, saya lihat selalu lebih baik. Walaupun menyeimbangkan itu juga bukan perkara mudah. 🙏
You May Also Like