Entah kenapa rasanya sekarang ini, waktu berjalan sangat cepat. Terasa lebih cepat dari biasanya, padahal hari yang dijalani masih sama 24 jam, setiap menitnya masih 60 detik. Saat aku mendiskusikan hal ini dengan beberapa orang, mereka pun setuju dan merasa bahwa sekarang waktu terasa sangat cepat. Kita merencanakan sesuatu yang sepertinya masih lama, tiba-tiba sudah di depan mata. Walaupun sedikit bahaya karena merasa waktu sangat cepat, lebih berbahaya lagi kalau kita sudah merasa bahwa 24 jam tidak lagi cukup untuk kita menyelesaikan pekerjaan sehari-hari.
Hal ini terkadang membuatku tersadar, bahwa apa yang kita rencanakan dan pikirkan seringkali diluar kemampuan diri. Kita sering terlena dengan berbagai kenikmatan duniawi, ingin mencapai banyak hal tanpa memikirkan kemampuan diri dan batas. Terkadang manusia ingin bisa menghasilkan banyak hal bahkan ingin bisa menguasai dunia dalam waktu singkat, padahal cukup melakukan hal kecil setiap harinya untuk akhirnya bisa mencapai mimpi tersebut. Hal ini bukan lagi mengenai besar atau kecilnya mimpi seseorang, tapi mengenai bagaimana ia merangkai stepping stone untuk mencapai mimpinya tersebut, bagaimana membagi waktu dan memanfaatkan kesempatan yang ada.
Manusia boleh berencana, tapi Tuhan lebih berkuasa untuk menentukan. Katanya sih, jangan terlalu mengedepankan ego dan keinginan, karena bisa jadi malah mengambil keputusan dan langkah yang salah.