Pernah gak kalian ngomong sama diri sendiri? Ngomongnya dalam hati gitu, gak harus sampai diucapin seperti monolog di sinetron. Kalo aku pernah banget tanya terus jawab sendiri, bahkan hampir tiap hari. Mungkin kalian udah gak asing sama aktivitas ini. Ngobrol sama diri sendiri ini biasa disebut juga self talk. Self talk sendiri ada dua jenis, negatif dan positif. Untuk yang negatif, ini biasanya dialog dengan diri sendiri bersifat negatif, seperti meremehkan atau kritik terhadap diri sendiri.
Untuk positive self talk sendiri, hal ini berupa dialog dengan kalimat-kalimat positif buat diri sendiri. Meskipun gak kedengaran di telinga, tapi positive self talk ini punya pengaruh yang besar buat diri sendiri, loh. Di antaranya, bisa memengaruhi kesehatan mental, rasa percaya diri, dan juga motivasi.
Self talk adalah dialog internal dengan diri sendiri yang dilakukan dengan sadar. Self talk bisa dipengaruhi oleh kepribadian. Untuk orang yang punya kepribadian optimis, self talk yang dilakukan cenderung positif dan penuh harapan (positive self talk). Sebaliknya, untuk orang yang pesimis, cenderung bersifat negatif (negative self talk).
Positive self talk penting untuk dilakukan karena banyaknya dampak atau efek positif yang dihasilkan. Dari sebuah penelitian, positive self talk terbukti bisa membuat performa atlet lebih baik. Selain itu, terus-menerus mengucapkan kalimat-kalimat positif pada diri sendiri bisa membantu kita melihat sisi positif dari berbagai situasi yang terjadi. Manfaat-manfaat positive self talk meliputi:
1. Membantu mengurangi stres
2. Meningkatkan rasa percaya diri
3. Menjalin hubungan yang sehat dengan memiliki pikiran positif
Dari manfaat positif self talk, aku jadi akan lebih memperbanyak berbicara kebada diriku, dan mengurangi negatif self talk.