AES115 Zeigarnik Effect
nathania
Wednesday February 16 2022, 6:16 AM

Pernah nggak sih saat ada tugas yang belum selesai, kamu jadi sulit tidur atau melakukan aktivitas lain? Rasanya kayak hidup kamu jadi nggak tenang karena terus-terusan kepikiran sama tugas ini. Atau mungkin kamu pernah keinget terus sama drama Korea yang lagi kamu tonton? Setiap episodenya berakhir, mungkin kamu otomatis menyesali keputusanmu karena nonton sebelum serialnya tamat :) 

Nah, apabila kamu mengalami salah satu dari dua contoh di atas, itu artinya kamu pernah merasakan apa yang dikenal dengan Zeigarnik Effect. Ini adalah kondisi dimana seseorang sulit untuk mengabaikan pekerjaan yang belum selesai. Dimana, aku pun mengalaminya. 

Zeigarnik effect adalah kecenderungan seseorang untuk mengingat tugas yang belum tuntas dibandingkan yang sudah. Seperti yang disebutkan di atas, kamu mungkin akan lebih mengingat jalan cerita drakor yang belum tamat, PR yang belum selesai dikerjakan, atau mungkin materi UAS yang belum diuji. Nah, itu semua terjadi karena efek Zeigarnik. Efek ini pertama kali diteliti pada tahun 1920-an oleh seorang psikolog bernama Bluma Wulfovna Zeigarnik. Suatu hari, ia mengamati pelayan restoran yang mampu mengingat setiap detail pesanan pelanggan dengan baik. Namun, menariknya bahwa pelayan tersebut ternyata hanya bisa mengingat pesanan saat belum disajikan atau dibayar. Sebaliknya, ia akan langsung lupa ketika pesanan telah selesai. - https://satupersen.net/ 

Dilansir Good Therapy, ketegangan kognitif akibat tugas yang belum selesai menyebabkan munculnya Zeigarnik effect. Ketegangan kognitif ini dapat meningkatkan keinginan otak untuk segera menyelesaikan pekerjaan yang telah dimulai. Demikian, saat tugas selesai, otak akan merasa lega dan menurunkan tegangan.Salah satu penelitian yang dilakukan Bluma Zeigarnik menemukan bahwa gangguan selama proses pengerjaan tugas yang membutuhkan fokus sebenarnya dapat meningkatkan kemampuan seseorang dalam mengingat tugasnya setelah itu. Namun, berhasil atau tidaknya metode ini pada seseorang bergantung pada beberapa faktor seperti motivasi individu, tingkat kepercayaan diri, tingkat kelelahan, dan waktu interupsi yang dialami. 

Andy Sutioso
@kak-andy   4 years ago
Menarik banget esainya Tania. 🏼😊
You May Also Like