AES172 Refleksi akhir semester 2
nathania
Tuesday May 31 2022, 7:25 AM

Akhirnya perjalanan pembelajaranku di K11 semester 2 ini, sudah hampir selesai. Pembelajaranku sangat berwarna kali ini, aku bisa merasakan semua perasaan yang ada. Dari marah, jijik, takut, bahagia, sedih, terkejut, dan lainnya. Di awal semester dua, aku harus bisa beradaptasi lagi dengan lingkungan sekolahku, karena baru masuk dari libur panjang. Entah apakah aku saja atau orang lain juga, jika masuk lagi setelah libur sekolah, suka canggung lagi dengan teman-teman sekolah. Walau canggung, aku senang akhirnya bisa berkegiatan di sekolah bersama satu anggota KPB, tidak mencar lagi perkelasnya. 

Di awal semester aku bisa ikut berpartisipasi dengan baik dalam kelompokku, karena aku senang impian dari K10 bisa terwujud. Yaitu bekerja bersama satu KPB campur, tidak perkelas. Kegiatan yang dilakukan juga bermanfaat untuk ku, social skill-ku jadi berkembang lebih baik, karena aku belajar tentang etika-etiket, dan kepemimpinan. Sebenarnya aku malu dengan kelas lain, karena baru pertama kali bekerja bersama, tapi untungnya anggota kelompok campuran pada saat itu bisa saling menerima. Aku bisa mengerti isi pikiran orang lain dari berdiskusi, dan lebih menerima pendapat orang lain. 

Petualanganku yang mengasikan masih sangat banyak, seperti saat camping, survei kegiatan ke Gambung, membuat proyek untuk mencari dana live in kami, membuat workshop yang meningkatkan diri kami, dan melakukan yang sebelumnya belum pernah kami lakukan. Dari semua petualangan itu aku belajar, bagaimana cara agar aku bisa berkembang, bersosialisasi, bekerjasama, dan melakukan semua hal dengan baik dengan mengeluarkan semua kemampuanku. Kenapa harus mengeluarkan semua kemampuanku?, itu karena aku ingin puas dengan hasil yang aku kerjakan, jika aku setengah-setengah maka hasilnya pun akan setengah-setengah. Seperti pada saat Proyek Inovasi Kertas, disitu aku banyak setengah-setengah mengeluarkan kemampuannya. Terlihat pula dari hasil cetak kertas yang kurang rapi, banyak lupa mengerjakan bagian tugasku, dan kadang aku masih kurang memberikan ide di proyek tersebut. Tentu saja sekarang aku malah menyesal, padahal aku bisa melakukan kekuranganku itu dengan lebih baik lagi. Tapi bagaimana lagi, semua itu tidak bisa diubah, aku hanya bisa melakukan kegiatan, tugas, dan pekerjaan, kedepannya lebih baik lagi. 

Namun ada hal yang paling membuatku senang, yaitu adalah saat live in ke Gambung. Saat itu aku puas dengan segala hasil berkegiatan, aku bisa mengerahkan seluruh kemampuanku, aku bisa merasakan diriku berkembang, dan bermanfaat bagi orang lain atau teman kelompok. Walau aku merasakan kesal dan sedih karena workshop tidak berjalan lancar namun tuntas. Aku senang itu bisa tuntas, tapi jika diingat saat kegiatannya berlangsung aku kecewa, karena tidak sesuai ekspektasi dan tenaga yang dikerahkan terasa sedikit terbuang sia-sia. Namun setelah evaluasi, aku dan teman-teman bisa tahu apa yang perlu kami lakukan kedepannya. Mau itu untuk kegiatan sosial, atau saat kita bersosialisasi dengan orang baru, dan merefleksikan kekurangan-kekurangan kami saat workshop berlangsung. Pada saat refleksi, aku malah menangis, karena aku sangat kesal, kecewa, sedih, dan sangat marah dengan kelompok yang sampai saat itu sulit untuk berubah. Tapi akhirnya aku senang karena bisa mengeluarkan unek-unek-ku terhadap anggota kelompok. Dari menangis itu aku tidak menyesalinya karena aku bisa berbicara dengan jelas, dan menangis dengan alasan yang jelas jug. Entah para teman-teman mendengarkan refleksi dariku, yang penting aku sudah tidak memendam kekesalan ku lagi. 

Aku berharap kedepannya aku bisa berkembang jadi lebih baik, bisa mengungkapkan apa yang harus ku ungkapkan, dan kelompok bisa mendapatkan chemistry-nya. 

You May Also Like