AES 14 Startup, cara kerja baru bisnis
paulinusunil
Wednesday September 8 2021, 5:53 PM

Semakin majunya dunia teknologi menyebabkan banyak hal mulai tergantikan perannya. Semakin maju zaman, peran manusia semakin hilang, terutama dalam segi teknologi. Saat ini banyak teknologi yang sudah dapat memanjakan penggunanya. Kita ambil salahsatu contohnya yakni startup. Startup sendiri merupakan serapan dari Bahasa Inggris yang
berarti tindakan atau proses memulai sebuah organisasi baru atau usaha bisnis. Mungkin beberapa diantara kalian sudah familiar dengan yang namanya startup. Pada jaman sekarang para pembisnis dipaksa untuk menghadapi revolusi industri 4.0, ada yang tahu revolusi industri 4.0?

Revolusi industri 4.0 atau revolusi industri keempat merupakan istilah yang umum digunakan untuk tingkatan perkembangan industri teknologi di dunia. Untuk tingkatan keempat ini, dunia memang fokus kepada teknologi-teknologi yang bersifat digital. Sehingga Revolusi industri 4.0 yang menghadirkan lini usaha baru, lapangan kerja baru, profesi baru yang tak terpikirkan sebelumnya. Namun pada saat yang sama ada pula lini usaha yang terancam, profesi dan lapangan kerja yang tergantikan oleh mesin kecerdasan buatan dan robot. Untuk mengatasi hal tersebut suatu perusahaan dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Kebanyakan bisnis di Indonesia sendiri masih berupaya untuk menghadapi revolusi industri 4.0 sendiri, era persaingan global pula menjadi permasalahan dunia bisnis di Indonesia. 

Jadi apa hubungannya startup dan ekonomi kreatif? Sebelumnya mari kita sebut hubungan antara dunia digital dan Ekonomi sebagai Ekonomi Digial. Seperti yang kita ketahui bersama perkembangan startup menyebabkan ‘hilang’nya rahasia diantara manusia. Kini sudah tidak ada hal yang dapat disembunyikan lagi dalam artian dunia yang sudah sangat terbuka disebabkan oleh internet. Selain itu hadirnya startup juga sekan-akan menghilangkan waktu karena kecepatan persebaran informasi yang disebabkannya. Nah, hal itu tentu dapat dimanfaatkan untuk mendukung industri kreatif yang sedang digalakan seperti misalnya membuat aplikasi dari suatu rumah kerajinan sehingga informasi produk lebih cepat tersebar ke seluruh penjuru negeri tanpa mengeluarkan biaya yang lebih tinggi.