AES007 Sadar-kan?
pungkypurwaranti
Wednesday October 15 2025, 7:45 PM
AES007 Sadar-kan?

Sadar. Itu adalah hadir. Hadir utuh diri ini. Tubuh, pikiran dan jiwa. 

Mudah? Tentu tidak.

Teorinya sudah pernah didapat saat duduk di bangku SD. Di pelajaran agama. Namun baru bisa paham setelah puluhan tahun kemudian, dengan beragam pengalaman yang menyentil ‘ke-aku-an’. Teori tersebut kurang lebih begini bunyinya “senadakan niat, ucap dan sikap dalam setiap bertindak”. Seperti mudah bukan?

Dalam kenyataannya, tak selalu bisa loh!

Ada kalanya saya pikir saya sadar saat merasa yakin akan satu hal yang dipikirkan, dialami atau diarasakan. Tapi nyatanya, di lain waktu persepsinya bisa jadi berbeda. Lalu jadi berpikir saat dulu itu kurang sadar. Rupanya, sadar juga ada banyak variabelnya. Seperti sebuah titik atau ponting posisi keberadaan diri dapat menentukan sudut pandang dan kesadaran yang hadir saat itu. Karena dari posisi tersebut akan menyentuh pikir, jiwa dan tentu wadahnya yaitu tubuh.

Kadang, sadar dihadirkan semesta melalui hal-hal yang tidak kita harapkan. Misal, saat mengalami tubuh yang kurang fit. Merasakan ketidaknyamanan pada salah satu bagian tubuh. Saat itu sadar kalau tubuh perlu dijaga. Di saat kurang fit, pikiran pun tidak dapat mengolah informasi atau menentukan sikap dan solusi dengan baik. Emosi di jiwa pun jadi turun naik. 

Jadi untuk sadar perlu jaga diri. Tubuh, pikiran dan jiwa.

Jyujur, saya belum bisa konsisten melakukannya. Terkadang salah satu elemen diri tersebut muncul lebih kuat sehingga elemen lainnya mencoba bertahan sebisanya sampai jadi tak senada dan tak terkendali. Tapi momen tersebut pun, masih bisa disadari di lain waktu dan jadi perbaikan diri selanjutnya. Sepertinya, sadar juga bermetamorfosa.


You May Also Like