AES109 Mendengar Suara
Sanya
Thursday November 28 2024, 8:42 AM
AES109 Mendengar Suara

Senin lalu secara tidak sengaja beberapa orang tua murid menjadi pengisi suara, bagian dari acara pojok dongeng gagasan pak Mo dan bu Firly. Acaranya diadakan di Perpus yang disulap menjadi studio rekaman dengan properti dadakan tapi alatnya tentu saja oke punya. Masuk kesana seperti sedang mengikuti audisi pengisi suara iklan pepsodent! Wah menarik ya.

Dongeng sederhana berisi alinea pendek, satu orang hanya mengisi 2-3 baris kalimat. Mencoba hal baru membuatku semangat sedikit cemas. Akhirnya giliranku tiba! Kugunakan headphone yang menyambung dengan microphone kecil. Suara pak Mo terdengar jelas tanpa noise. Sekarang giliranku membacakan narasinya. Jujur rasanya tidak nyaman mendengar suaraku sendiri di keheningan. Tanpa noise atau suara apapun aku hanya dapat mendengar suaraku sendiri beberapa milidetik setelah aku berbicara. Aneh aku tidak suka.

Berapa sering kita mendengar suara sendiri seperti itu? Lewat rekaman video biasanya, namun suara pada video tidak murni suara sendiri suaranya bercampur dengan suara lainnya. Suara orang lain, suara sekitar kita, surprisingly ini menjadi keberisikan yang ternyata menenangkan. Seolah mengaburkan suara sendiri, berpura tidak mendengar berlindung dibalik kegaduhan.

Bermonolog dengan diri seperti membaca tanpa suara, mendengar suara sendiri menjadi terasa asing. Mulai sekarang tolong dengarkan suaramu sendiri. Awalnya memang tidak nyaman dan membuat gelisah namun perlahan akan menjadi lebih mudah. Dengarkan suaramu sendiri.