Untuk menjadi bangsa yang besar kita harus menghargai sejarah, seperti semboyan yang terkenal yang diucapkan oleh Soekarno, “Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah” atau disingkat “Jas Merah”. Salah satu bukti sejarah adalah adanya gedung atau bangunan peninggalan sejarah, yaitu bangunan yang didirikan atau dibangun, yang didalamnya terkandung nilai-nilai sejarah, budaya tertentu yang tercipta pada masa tertentu dan juga merupakan saksi dari kejadian atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau serta bagian dari perkembangan suatu kawasan. Bangunan peninggalan bersejarah (heritage) sangat penting untuk pendidikan sejarah dan merupakan identitas suatu daerah yang dapat mempengaruhi kebudayaan masyarakat maupun bangsa tersebut. Maka saya ingin mengembangkan bidang yang sesuai minat dan bakat saya, yaitu produksi media (media production), sehingga untuk proyek mandiri saya memilih untuk memproduksi satu tayangan. Karena saya juga tertarik dengan bidang sejarah, saya memilih untuk memproduksi video dokumenter pendek tentang sejarah kompleks dan bangunan Ursulin/Providentia di daerah Jalan Supratman Bandung. Sejarah tersebut sangat menarik untuk diceritakan karena kompleks tersebut seperti hidden gem. Tidak banyak yang tahu bahwa terdapat biara yang bersejarah di tengah-tengah Jalan Supratman yang dilindungi sebagai Heritage Bandung, dan tempatnya cukup luas. Karena dilingkupi tembok tertutup, tentunya banyak yang tidak sadar keberadaanya.
Lalu ada apa sih dibalik tembok-tembok tersebut? Dan bagaimana sejarah dibalik bangunan-bangunan ini? Saya akan menyelenggarakan pemutaran perdana video dokumenter yang telah saya buat dan kita akan membahas tentang pertanyaan-pertanyaan tadi. Kita akan membahas tentang sejarah kompleks tersebut, tentang bangunan-bangunan yang ada didalamnya, dan juga bagaimana pembuatan atau produksi proyek mandiri saya ini.