Bagaimana bisa 2 orang yang baru bertemu, saling mengaku bahwa dirinya adalah Arumbawangi. Ialah Kak @cynthafnu dan @yantisuryaniii yang sama-sama legowo menjadi Arumbawangi, tanpa perlu berebut. Bukan rombongan kokokan yang membawa mereka duduk bersama, melainkan @tb.pelagia yang menjadi ranting pertemuan yang teduh. Pertemuan itu membuat kami jatuh cinta berkali-kali dengan Arumbawangi, Nanamama, Kakaputu dan semestanya, buku yang Kak Cyntha tulis dengan penuh keajaiban. Awal kami berjumpa dan membacanya adalah sekitar akhir tahun 2022, ternyata berlanjut pada pertemuan yang menyenangkan. Dikenalkan oleh Kak @ypalwaguna dalam salah satu pesta buku dan literasi paling menyenangkan di Indonesia, @patjarmerah_id
Saat pertama membacanya, benakku langsung berucap, "Yanti pasti suka buku ini!" Benar saja, sejak Yanti membacanya, Yanti selalu yakin menyampaikan bahwa ini adalah buku kesukaannya. Banyak teman kami lainnya yang kemudian juga tertarik dan jatuh cinta pada Kokokan Mencari Arumbawangi. Bahkan, seorang sahabat yang sudah seperti kakak dan ibu kami, mengatakan bahwa ini merupakan living books. Sepakat! Terlebih, buku ini bisa dibaca oleh orangtua sampai anak (novel anak 9+). Seperti harapan Kak Cyntha, menjadi cerita yang dibaca dan dibicarakan bersama antara anak dan orangtuanya. Akhir kata, senang sekali berjodoh dengan buku ini, bersyukur sekali bertemu dan bisa mengenal Kak Cyntha. Semoga, semakin banyak orang berkenalan dengan Arumbawangi. Terima kasih Bu @gal.larash dan @tb.pelagia
Dari pertemuan dan Baca Pertama Kokokan di Bandung itu, kami menjadi semakin takjub dengan dongeng Kokokan ini. Kami juga menjadi tahu bahwa di Bali ada Desa Kokokan dengan cerita-cerita serunya. Sosok Nanamama yang begitu tangguh sekaligus lembut juga semakin kami kenali. Arumbawangi dengan segala pesan kebaikan yang dibawanya, begitu sederhana, tetapi memang begitu cara hidup bekerja. Menyusup perlahan di ruang-ruang sunyi dan membunyikannya, gelombang, mengalun, dan kehidupan terjadi. Siapapun, bacalah Kokokan Mencari Arumbawangi.