Selama kita berkegiatan sehari-hari dan pagi hingga malam hari, mengerjakan berbagai tugas dan tantangan, dari kegiatan umum di rumah, rutinitas, atau pun sebuah pekerjaan yang perlu dilakukan dari tempat kerja, atau kasus semacamnya. Dalam situasi ini semua kegiatan ini akan dilakukan dengan beberapa standar tertentu, dipengaruhi oleh kesenangan dan sebeberapa pentingnya objek tersebut, yang paling utama adalah pekerjaan atau proyek. Di tahun 2021 ini di KPB kelas 11 semester 1, saya mempunyai sebuah proyek mandiri yang berhubungan dengan keahlian menggambar dan “passion project” sendiri, sebagai seniman, dalam membuat karya tahap awalnya kita akan mencoba menggambar sebuah karya berdasarkan karya atau standar yang diajarkan, demikian kebanyakan standar yang adalah gambaran biasa yang dapat ditemukan di buku latihan menggambar, contohnya juga kurang lebih sama dan monoton, sehingga dapat membuat bosan dan menurunkan motivasi sang seniman, maka saya ciptakan sebuah solusi, yaitu untuk menemukan “style” gambar sendiri, yaitu dengan mulai bereksplorasi.
Eksplorasi “style” gambar dan standar kualitas gambar adalah solusi yang saya pakai untuk menangani motivasi. Beberapa seniman digital yang ingin saya gapai dan dijadikan standar adalah “Lenyavok” dan “Koul”, kedua seniman digital ini mempunyai dua jenis “art style” yang berbeda. Dari seniman digital Lenyavok, saya jadikan standar karena keunikan cara menggambarnya, dari karakter hewan anthropomorfik yang digambar, gambarnya sendiri mempunyai garis yang tebal dan berkesan kartunis, ditambah dengan sisi realistis yang minimalistik. Yang saya ambil dari seniman ini, adalah gaya gambar dan ekspresi karakternya, ditambah saya akan menggunakan gaya gambar ini diluar menggambar komik proyek ini, tetapi digunakan di serian komedinya, yang terakhir saya ambil gaya pewarnaanya yang datar dan sederhana, dijadikan standar pewarnaan untuk saat ini, ditambah keahlian mewarnai saya yang masih rendahan, maka masih perlu dilatih.
Seniman kedua, yaitu “Koul”, seniman digital dan tradisional yang menggambar hewan anthropomorfik, saya menemukan seniman ini menarik bagi saya sendiri dan dijadikan patokan standar kualitas pewarnaan gambar. Yang saya temukan dari seniman ini, yaitu dari bentuk karakternya yang lebih realistik dan indah, mukanya yang proposional ditambah perspektif yang cukup menarik bagi saya, sebisa mungkin dari seniman ini saya ambil standar dari latar belakang gambarnya, ditambah dari penerangan dan shading halus yang ada digambarnya, penerangannya sendiri sangat realistik dan bertransisi di dalam gambarnya dengan “mulus”. Sebenarnya secara urutan, seniman yang sempat dijadikan patokan terlebih dahulu adalah seniman ini dulu, tepat sebelum menemukan “Lenyavok”, yang sekarang saya ikuti gaya gambarnya, ditambah dengan detail yang ada di gambar milik “Koul”.
Yang terakhir, dari ketiga seniman ini, kurang lebih yang digambar lebih berfokus ke karakternya, untuk seniman ini, saya jadikan patokan dan figur standar untuk menggambar pemandangan, nama senimannya adalah DonCoyote, saya temukan dari situs seni “Deviantart. Saya menjadikan ini sebagai inspirasi, dikarenakan detail dan pewarnaan yang ada di gambarnya dengan detail dan “mesmerizing”, sehingga membuat seakan diri saya terbawa dalam suasana yang ada di lokasi gambarnya, meskipun yang digambar hanyalah bangunan biasa saja, contohnya seperti sebuah kilang minyak di tengah laut, tetapi yang uniknya dari perspektif yang dipilih, warna dan penerangan yang memberi kesan hangat dan nyaman, sisanya secara pewarnaanya yang memakai teknik yang unik, meskipun terlihat akan memakan waktu yang cukup panjang, ditambah memerlukan keahlian mewarnai yang professional. Sayangnya secara pewarnaan kurang bisa saya jadikan standar, karena tingkat kesulitannya.