Dalam beberapa minggu lalu, dari pertengahan September, awal dimana mulai beroperasinya website Garage Sale, sebuah situs yang dibuat dan digunakan oleh kelas 11 Gobak Sodor sebagai media jasa penjualan barang-barang secara online, bisa disamakan dengan aplikasi dan situs penjualan online lainnya, seperti “Amazon” atau “Ebay”. Sebelumnya, tugas kurasi kali ini bisa dibilang cukup unik dan berbeda, mengurasi sebuah website penjualan online, biasanya situs penjualan lainnya yang menggunakan sistem algoritme, sebuah “artificial intelligence”, saya sudah pernah bertugas sebagai seorang kurator, kurator pameran saat penutupan semester 2 SMP kelas 9, tahun 2019, tetapi dari pengalaman ini saya masih memiliki keahlian dasarnya dalam mengurasi, yaitu ingatan yang baik, keahlian mengarsip dan menata. Dalam tugas kurasi kali ini melibatkan lebih dari 1 orang, rekan kerja saya yaitu Zacky, seorang kurator juga, tugas dibagi ke 2 jenis, Zacky bertanggung jawab untuk mengumpulkan data dan mengontak penjual barang jika ada data yang kurang, saya (Bintang), bertugas untuk memasukan data, (Gambar & deskripsi), kadang-kadang bisa bertugas untuk mengontak penjual jika ada sebuah kondisi dimana rekan kerja saya sedang non responsif.
Pengalaman kali ini, sebagai seorang kurator situs digital, berawal dengan momen dimana saya memilih peran dalam kegiatan Garage Sale, menjadi seorang kurator adalah sebuah peran dan tugas yang cukup saya pahami, tidak hanya itu merasa tertantang untuk mencoba mengurasi situs digital, berhubungan dengan media jasa penjualan. Tidak berbeda saat saya di KPB kelas 10, mengurasi situs pameran seni digital, meski tidak mendapatkan bagian besar dalam mengurasi, saya belajar untuk mengurasi halaman karya seni sendiri, maka kali ini dalam mengatur penempatan karya bukanlah sebuah tugas yang menyulitkan, atau saat menuliskan deskripsi barang. Menulis deskripsi bukanlah sebuah tugas yang sulit, melainkan berharap untuk mendapatkan data deskripsi barang yang detail, kebanyakan barang yang ada di Google form penjualan barang, tidak mempunyai deskripsi yang detail dan serius, contohnya deskripsi kondisi barang, yang saya harap di awalnya adalah, penjual menuliskan deskrispi barang berdasarkan pengamatan kondisi fisik produk yang mau dijual, melainkan data yang berbentuk asumsi, seperti “kondisi barang 100%” atau menggunakan “kondisi bagus”.
Minimnya deskripsi yang dimasukkan memberikan begitu tantangan bagi saya, untungnya di Google form, sudah dituliskan nomor telepon kontak penjual, dengan ini saya dapat memprotes dan menanyakan ke penjual terkait deskripsi barang yang belum atau kurang jelas saat dimasukkan. Permasalahan terbesar dalam mengurasi produk adalah, keterangan detail produk, seperti ukuran, berat, atau spesialnya untuk deskripsi buku, di setiap buku memiliki tanggal cetak khusus tersendiri, tetapi jarang sekali ada yang memperhatikan poin-poin ini, kesalahannya diakibatkan oleh Google form, yang tidak memiliki keterangan tambahan atau panduan untuk data apa saja yang diperlukan saat menjual produknya.
Bertugas sebagai seorang kurator bukanlah sebuah tugas yang sederhana, tugas ini memerlukan disiplinitas yang baik, beserta pemahaman dalam membuat keterangan produk yang baik, tanpa kedua keahlian ini, tugas tidak dapat dikerjakan dengan efektif atau teratur. Poin keahlian disiplin diperlukan untuk mengerjakan dan memasukan karya-karya ke situs “Google Site”, tanpanya kita akan terlena-lena, merasa bosan, karena barang yang dimasukkan bisa mencapai jumlah yang besar, menyediakan layout halaman situs penjualan, memasukan foto dan deskripsi produk ke halaman situs. Poin kedua, pemahaman dalam membuat deskripsi penjualan barang, dengan ini kita dapat mengenali jenis dan variasi data yang diperlukan dalam membuat deskripsi produk, karena setiap produk yang berbeda memerlukan data spesifik yang berbeda dengan produk lainnya, jika semuanya disamakan, maka pembeli akan bingung atau menjadi tidak tertarik dengan produk yang dijual.
Kesimpulannya dari pengalaman kali ini, saya berusaha melawan kebosanan saya, meningkatkan durasi kerja saya, sehingga tidak mudah terdistraksi dalam mengerjakan suatu tugas. Dari pengalaman sebagai seorang kurator, saya belajar untuk menjadi teratur, detail, dan peka, karena memonitor “Google form”, memerlukan waktu 24 jam, kita tidak akan tahu kapan orang akan memasukan barangnya, sehingga tidak bisa dilakukan dalam 1-2 jam memonitor “Google form”.