Di rumah, aku memiliki cukup banyak kertas yang sudah tidak terpakai. Kertasnya ini mulai dari bekas mencatat, kertas bon atau nota, dan lainnya. Akhirnya aku pun mencoba untuk mendaur ulang kertas bekas ini menjadi kertas lagi. Sebenarnya orang-orang pun juga sudah banyak yang membuat kertas daur ulang, bahkan ada yang menjualnya juga. Jadi mudah juga bagiku untuk mencari referensi bagaimana cara membuat kertas daur ulang ini.
Inti dari proses mendaur ulang kertas ini sendiri cukup mudah. Pertama kita menggunting dulu kertasnya menjadi ukuran yang kecil. Dilanjutkan dengan menghancurkan kertas menjadi halus. Ketika sudah hancur, kita tinggal masukkan kertas yang halus ke dalam wadah yang berisi air dan mencetaknya saja menggunakan saringan khusus. Terakhir, kertas yang sudah menempel di saringan dikeringkan di atas kain. Kalau hanya dituliskan inti pengerjaan sih mudah, padahal prosesnya ribet juga.
Percobaanku yang pertama hasilnya masih kurang bagus. Memang sih beneran jadi kertas lagi dan bisa digunakan kembali, namun masih banyak yang bisa dievaluasi. Aku menghancurkan kertasnya hanya dengan cara merendamnya dengan air dan berusaha menghancurkannya dengan tangan seperti saat membuat bubur koran. Hasilnya, kertasnya jadi kurang halus dan banyak kertas bekas yang masih terlihat bentuk potongannya. Aku pun menggunakan saringan yang seadanya saja, yaitu yang bentuknya bulat dan datar yang biasanya aku gunakan untuk memasak. Aku juga jadi sangat menghabiskan waktu karena banyak kertas yang gagal saat dicetak, antara robek atau tidak rata.
Percobaan kedua aku lakukan setelah memiliki saringan khususnya. Jadi saringannya ini dibagi menjadi dua bagian. Satu yang berupa persegi dengan saringan di satu sisinya, dan satu lagi yang hanya berupa rangka persegi saja. Cara menggunakannya adalah dengan menaruh si rangka ke sisi saringan. Jadi kita seperti memagari sisi saringannya, sehingga saat rangkanya diangkat kertasnya bisa langsung ditempelkan pada kain. Karena menggunakan saringan khususnya pun membuat proses memindahkan kertas dari saringan ke kain menjadi lebih mudah. Oh iya, aku juga menghaluskan kertasnya menggunakan blender atau food processor. Hasilnya benar-benar halus dan tidak terlihat bahwa itu kertas bekas.
Lanjut ke cerita selanjutnya