AES65 Rutinitas Olahraga  
SamBin
Wednesday October 27 2021, 4:29 PM

Olahraga adalah sebuah aktivitas yang dilakukan demi mendapatan hidup yang sehat, aktivitas ini dilakukan oleh orang-orang untuk membentuk badan yang “fit”, mengurangi berat badan atau untuk membangun otot di badan. Aktivitas ini mempunyai fungsi dalam memberikan kehidupan yang sehat, seperti yang sudah dibilang sebelumnya mempunyai banyak jenis kegunaan, tetapi olahraga bukanlah sebuah kegiatan yang mudah dilakukan untuk orang-orang, olahraga dimaksud dengan kegiatan olah fisik, sebuah olahraga bisa memakan berbulan-bulan untuk membentuk gaya hidup yang sehat, ditambah sebuah olahraga harus dijadikan sebuah rutinitas. Olahraga tidak dapat dilakukan hanya sekali saja, tetapi secara rutin dan berturut-turut, dilanjut dengan pola makan yang sehat, jika pola dan rutin olahraga ini sempat terhenti atau terpotong, maka proses pembentukan bentuk badan yang sehat akan terputus dan terhenti.

Bagi saya sendiri olahraga adalah sebuah kegiatan yang cukup sulit untuk dilakukan, meski saya tahu olahraga itu termasuk esensial dalam kehidupan yang sehat, tetapi sulitnya bagi saya adalah mencari motivasi yang tepat untuk membantu saya melakukan kegiatan olahraga tersebut dengan rutin. Dari semua pengalaman saya melakukan olahraga, saya selalu merasa malas untuk melakukannya, terutamanya apalagi kegiatan olahraganya memakan waktu yang lama, kurang lebih 2 jam, contohnya olahraga renang yang dulu saya ikuti, saya tidak mengikuti sesi les renang ini karena saya merasa malas dan karena jam olahraganya yang panjang, sama juga seperti hiking, entah kenapa saya merasa malas untuk mengikutinya karena lokasi olahraganya yang jauh.

Di luar sisi malas dan jangka waktu yang panjang, saya selalu merasa sakit setiap kali melakukan olahraga, setiapkali sesi olahraga ini dilakukan, badan saya terasa sakit, meski saat olahraganya dilakukan dengan rutin atau dengan motivasi, kaki dan tangan saya selalu merasa pegal, rasa ini tidak dapat dihilangkan, memberikan efek ke sisi mental saya, dimana kesakitan ini selalu terasa dan berhubungan dengan perasaan menyerah, untuk saat ini saya belum menemukan solusi apa pun, karena dari pengalaman saya sendiri olahraga yang panjang, meski di “enjoy”, seperti olahraga lari, memiliki momen-momen dimana saya memaksakan diri saya untuk berolahraga, dalam beberapa momen ini, saya menemukan titik batas energi dan kapasitas olahraga saya, dimana badan saya mulai tidak dapat menanggung beban dan kesakitan atau pegal-pegal, membuat penglihatan saya terganggu,.

You May Also Like