Penyerangan masih terus berlanjut, pasukan sekutu berusaha untuk menjaga posisi pertahanannya sambil menyerang pihak musuh, roket di setiap senapan pasukan sekutu mulai diluncurkan, beberapanya mengenai posisi pertahanan musuh, sisanya mengenai kendaraan bersenjata musuh, dari tank sampai APC. Beberapa roket diluncurkan, sayangnya kali ini roket yang diluncurkan tidak efektif, hanya mengenai bagian paling tebal tank, hanya satu tank kali ini menjadi sebuah masalah, roket tidak efektif, setiap roket yang diluncurkan terpentalkan atau meledak tanpa merusak permukaan baja, Priviina berusaha menembakan roket keduanya, ia arah ke sela-sela kepala tank, roket yang ketiga ia tembakan ke roda “track” tank tersebut, roketnya terluncurkan dari senapan Priviina, roket tersebut mengenai “track-nya”, hancur sehingga melumpuhkan tank sehingga tak bisa bergerak sama sekali. Lumpuhnya tank itu, menarik perhatian beberapa pasukan sekutu, pasukan “Southland” langsung menyerang tank tersebut, mengendap-endap dari belakang dan pinggiran tank, 2 pasukan mendistraksi arah kepala tank, yang paling belakang mencoba menembak pasukan musuh yang sedang berada di kepala tank, pasukan musuh itu langsung ditarik dari lehernya, sebuah pisau menusuk lehernya, dengan itu pasukan sekutu dapat melemparkan granat ke dalam tank tersebut.
Hancurnya tank terakhir menarik perhatian pasukan-pasukan inti Corvelas, saat itu pintu gerbang utama langsung terbuka, puluhan pasukan dan 1 tank tempur Corvelas keluar, langsung menembaki posisi pertahanan pasukan “Southland rangers”. Situasi menjadi kembali kacau, kehadiran pasukan inti Corvelas membuat kondisi menjadi kacau, saat itu pasukan sekutu mulai tewas, tertembak oleh senjata canggih pasukan Corvelas, sebuah pancaran cahaya yang sama keluar, cahaya yang sama seperti senjata canggih yang diambil kendali oleh pihak sekutu, pasukan inti Corvelas terlihat lebih menakutkan, membuat Priviina sendiri takut, ini adalah pengalaman pertama kalinya melihat pasukan inti Corvelas, tentara berbaju logam, terselubungi dari kaki sampai kepala, tidak ada satu pun sela-sela, tetapi mereka dapat bergerak dengan lincah seakan tentara biasa.