AES170 Steel Factory of Hell Pt.26
SamBin
Wednesday May 18 2022, 2:42 PM

Steel Factory of Hell Pt.26


 

Seluruh sistem keamanan pabrik diambil dan diretas oleh pihak Corvelas, dalam sekejap seluruh pabrik terambil kendali oleh pihak Gov dan “Rangers”, peretasan ini tentunya tidak berjalan dengan lancar, mengetahui kondisinya seperti ini, sistem keamanan asli mulai melawan kembali dan menolak semua kendali sistem pihak Gov, Priviina sudah tahu ini akan terjadi, dengan itu Priviina mulai memasukan USB kedua, sebuah USB yang berisi data untuk mematikan dan mengapus sistem keamanan asli. Dengan itu seluruh sistem dan data berkaitan sistem keamanan asli hilang, hanya menyisakan semua data baku untuk mengendalikan kendali dasar semua kamera, pintu otomatis dan senapan otomatis di pabrik tersebut. Pabrik musuh kini sudah ada di tangan pihak sekutu, demikian pihak musuh tidak menyadari peretasan yang terjadi, kini pihak sekutu mulai bergerak dan menyiapkan posisi pertahanan dan penyergapan untuk setiap area di pabrik. Dari semua posisi ini, Marie ditempatkan di pos pertahanan ke-5, berada di tengah-tengah area produksi senjata api, sebelumnya pasukan sekutu dan Marie mencoba menjebak dan menahan setiap pekerja pabrik, ditambah dengan mencoba mendistraksi penjaga pabrik, memancing setiap penjaga pabrik ke suatu lokasi tertentu, dimana nantinya akan dijebak oleh pasukan lainnya. Panggilan tipuan ini disebarkan melalui setiap “speaker” di area pabrik, dari area luar dan kantoran pabrik.

Panggilan suara ini menarik perhatian penjaga dan buruh pabrik, panggilan ini dimainkan tepat saat buruh pabrik dan pegawai pabrik lainnya sedang beristirahat, kebanyakan buruh pabrik diperkerjakan di area atas, demikian di waktu-waktu sebelumnya saat pasukan “Southland Rangers”, masuk, tidak ada satu pun peringatan atau sirine yang memancing pasukan musuh atau penjaga pabrik di area atas. Semua buruh pabrik dipanggil ke area kerjanya masing-masing, pasukan sekutu menampatkan 4 pasukan yang berpura-pura menjadi penjaga pabrik, keempatnya mengenakan pakaian penjaga pabrik dan identitas penjaga yang palsu.